Sekilas Info

Parkir dan Retribusi Daerah

Dishub akan Ambil Alih Parkir Ruko Jatiland dari Pemuda Gamalama

Kendaraan roda dua yang diparkir di lahan depan Ruko Jatiland Mall || Foto : Bur/Hpost

Ternate, Hpost – Parkiran kendaraan roda dua maupun roda empat di depan Ruko Jatiland dikelola Pemuda Gamalam Kota Ternate. Pengelolaan itu diakui atas izin Dinas Pendapatan Daerah, dengan besaran pemotongan pajak sebesar Rp500.000 per bulan. Namun, lahan parkir itu akan diambil alih oleh Dinas Perhubungan Kota Ternate.

Pantauan Halmaherapost, Selasa 14 Januari 2020, kemarin di areal parkiran seluas sekira 400 meter itu selalu disesaki parkir kendaraan roda dua. Helm-helm pemilik kendaraan dibukus plastik merah oleh juru parkir.

Pengendara wajib membayar parkir Rp2.000 tanpa karcis yang dibubui cap instansi pemerintah terkait. Selama satu pekan melakukan pantauan lapangan. Lokasi parkir itu tak pernah sepi mulai Pukul 08.00-22.00 WIB.

“pendapatan bisa Rp.300.000 per hari dengan jumlah seluruh kendaraan yang terparkir dalam satu hari ada 100-200 kendaran. Dan suda mendapat izin resmi dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Ternate, olehnya itu ada pemotongan pajak Rp.500.000 per bulan,” kata Husain selaku kordinator parkiran saat ditemui Halmaherapost.com di areal parkiran.

Menurutnya, sisa uang dari pajak yang diserahkan ke Dispenda, digunakan oleh pemuda untuk disumbangkan ke Musholah Gamalama.

lahan parkir itu mulai diambil alih oleh Dinas Perhubungan Kota Ternate, dengan membangun palang otomatis lalulintas di jalan masuk depan bank BNI.

“Pembangunan palang itu tidak ada negosiasi kepada dengan pemuda yang mengelolah parkiran itu sehingga, lembaga Pemuda Gamalama menolak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengelola parkiran di depan Jatiland Mall itu karena dianggap membatasi dan mempersulit lapangan kerja serta nilai bakti sosial Pemuda Gamalama,” papar Husain.

Sementara itu, Deninaya selaku Kepala pemuda Gamalama saat ditemui Halmaherapost.com di rumahnya menjelaskan, sejak berdirinya ruko dan jatiland mall lahan parkir itu diserahkan ke pemuda Gamalama untuk mengatur parkiran. Pemuda Gamalama juga memiliki lembaga resmi berbadan hukum untuk mengelola parkir.

“Torang kelola so lama, tapi sekarang dishub mau kelola parkiran, tapi tidak ada kesepakatan antara pemuda Gamalama, Dishub, pemilik ruko dan Jatiland Mall untuk mengambil alih dan mengelolah parkiran itu,” jelasnya.

Mengenai areal parkir ruko jatiland, depan Mall Jatiland Ternate yang nantinya dikelola Dishub Kota Ternate, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate angkat bicara.

Sekretaris BP2RD Jufri Ali, memastikan, areal parkir tersebut sejatinya masuk objek pajak parkir, bukan retribusi parkir ditepi jalan umum.

Menurutnya, pengelolaan lokasi tersebut untuk transaksi jual beli, yang dibangun oleh salah seorang pengusaha di Kota Ternate.

"Dishub ingin ambil alih areal tersebut lantaran potensinya bagus. Nantinya dijadikan parkir elektronik dan petugasnya diambil oleh Dishub dan beberapa orang yang berdomisili di Kelurahan sekitar, yang sebelumnya mengelola parkir areal tersebut "jelasnya, Selasa 21 Januari 2020.

Meski seutuhnya akan dikelola Dishub dengan sistem bagi hasil dengan pemilik lahan, namun pengelolaan dan pembuatan karcis tetap dipegang BP2RD.

Kenapa? agar retribusi yang masuk ke Kas Daerah (Kasda) bisa dipertanggung jawabkan. Artinya, jumlah setoran akan disamakan dengan jumlah karcis yang dikelurkan atau dicetak.

"Karcis masuk dan keluar tetap diatur, agar tidak terjadi penyelewengan. Maksudnya, besaran setoran harus sama dengan jumlah karcis yang dikeluarkan karena ada no seri yang tertera di karcis. "tandasnya.

Penulis: Bur & Awi
Editor: Red

Baca Juga