Kepemudaan

IMM Maluku Utara Tolak Penyatuan Pemuda di Bawah KNPI

Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Maluku Utara, Alfajri A. Rahman. || Foto: Istimewa

Ternate, Hpost – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku Utara, secara tegas menolak penyatuhan pemuda melalui Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

"Kami secara tegas menolak penyatuhan kepemudaan di bawa perhimpunan KNPI," ungkap Ketua Umum DPD IMM Malut, Alfajri A. Rahman, dalam siaran persnya, Senin 3 Mei 2021.

Menurut dia, secara organisatoris, KNPI tidak bisa menyatuhkan kepemudaan di Malut. Sebab di tubuh KNPI sendiri terjadi dualisme.

Baca juga: 

Musda DPD KNPI Maluku Utara Akan Dihelat di Tobelo

KNPI Malut Ajak Seluruh Pemuda Bergabung Dalam Aksi Ormas Islam

“Bahkan sampai 3 organisasi. Tentu sebagai organisasi mahasiswa, kami IMM tidak setuju,” tandas Aji – sapaan akrab – Alfajri A. Rahman.

Aji bilang, dari aspek sejarah, KNPI dibentuk oleh Organisasi Kepemudaan Cipayung, dan kapan saja OKP bisa membubarkan KNPI .

"IMM untuk Malut sendiri kami tidak berpihak ke KNPI (dibawa kepemimpinan) Haris atau Fajrin. Karena kami tidak ingin pemuda dikotak-kotakan," cetusnya.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, IMM akan berkoordinasikan dengan OKP Cipayung tingkat wilayah, agar OKP bisa bersikap.

“Paling tidak KNPI harus menyatu terlebih dahulu baru bisa merangkul OKP,” tandasnya.

Penulis: Red
Editor: Nurkholis Lamaau

Baca Juga