IWIP Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Pesisir Halmahera Tengah
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Kali ini, kontribusi nyata perusahaan tersebut diwujudkan melalui pembangunan talud penahan ombak sepanjang 1.200 meter serta pembangunan dan perbaikan jalan di Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya IWIP memperkuat infrastruktur dasar di desa, juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.
Pada prinsipnya, IWIP memandang pembangunan kawasan industri tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memberikan kontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Olehnya itu, pembangunan talud sepanjang 1,2 kilometer di Desa Gemaf dirancang khusus agar mampu memberikan perlindungan jangka panjang terhadap abrasi dan ancaman gelombang laut. Dengan perencanaan teknis yang matang, struktur ini diharapkan mampu meredam gelombang, menjaga stabilitas garis pantai, serta meminimalkan risiko longsor.
Program ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi pilar kebijakan keberlanjutan IWIP.
Kepala Desa Gemaf, Yoke Jinimaya, menyampaikan apresiasinya atas pembangunan talud di pesisir desa tersebut. Menurutnya, sebelum adanya talud, warga selalu dihantui kekhawatiran saat musim angin selatan tiba.
“Salah satu dampaknya bahkan pernah menyebabkan longsor di area pemakaman desa. Setelah ada talud, dampak-dampak yang dulu kami khawatirkan sudah tidak dirasakan lagi,” ujar Yoke.
Kini, masyarakat pesisir Gemaf dapat merasakan keamanan yang lebih baik, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
Selain perlindungan wilayah pesisir, IWIP juga memperkuat aksesibilitas desa melalui pembangunan dan perbaikan jalan desa. Berdasarkan data Departemen Hubungan Eksternal IWIP, perusahaan telah membangun jalan dengan total panjang mencapai 2,6 kilometer di Desa Gemaf.
Pekerjaan tersebut mencakup pengaspalan badan jalan serta pembangunan sistem drainase, sehingga jalan tetap berfungsi optimal terutama saat musim hujan.
Menurut Yoke, lebih dari 70 persen jalan di Desa Gemaf kini telah dibangun dan diperbaiki dengan dukungan IWIP. Perbaikan ini berdampak langsung pada peningkatan mobilitas warga, kelancaran distribusi hasil kebun, serta kemudahan akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.
IWIP menegaskan, pembangunan infrastruktur publik seperti di Desa Gemaf bukan sekadar program dan tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari kontribusi strategis dalam menciptakan pertumbuhan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat, IWIP berharap pembangunan di Desa Gemaf dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi fondasi kokoh bagi masa depan desa yang lebih aman, terhubung, dan sejahtera.