1. Beranda
  2. Headline

Bupati Bassam Buka FGD SAHARA IX, Angkat Jejak Jurnalis Perempuan Boki Fatimah

Oleh ,

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Sejuta Hikmah Ramadan (SAHARA IX) dan Tadabbur Sirah bertema “Satu Perempuan untuk Kebangkitan Jurnalis Nusantara” di Aula Kantor Bupati, Sabtu, 7 Maret 2026.

Kegiatan ini mengangkat kembali sosok jurnalis perempuan asal Halmahera Selatan yang dikenal sebagai Princes Van Kasiruta atau Boki Fatimah.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh organisasi Gema Suba bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Selatan sebagai bagian dari rangkaian program Ramadan yang bertujuan menggali nilai sejarah dan keteladanan tokoh perempuan daerah.

FGD ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dosen Universitas Khairun Ternate Irfan Ahmad, Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, serta Ibnu Tufail Iskandar Alam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK Halmahera Selatan Rifa’at Al Sa’adah, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halmahera Selatan Rosdiana Bopeng, perwakilan LSM, organisasi wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta para pelajar.

Dalam sambutannya, Bupati Bassam Kasuba menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum diskusi ini menjadi momentum penting untuk menggali kembali jejak sejarah tokoh perempuan dari Halmahera Selatan yang dinilai memiliki kontribusi dalam dunia pers.

Bassam berharap melalui diskusi bersama para narasumber dapat lahir gagasan serta memperkaya referensi sejarah mengenai perjuangan Princes Van Kasiruta atau Boki Fatimah.

“Kita berharap melalui forum ini dapat menggali data dan referensi sejarah yang kuat sebagai dasar untuk mengusulkan Princes Van Kasiruta atau Boki Fatimah sebagai pahlawan perempuan nasional,” ujar Bassam.

Ia menegaskan bahwa peran perempuan dalam sejarah perjuangan bangsa sangat besar, termasuk dalam perkembangan dunia pers di Indonesia. Karena itu, tokoh-tokoh perempuan daerah yang memiliki kontribusi penting perlu terus diangkat dan dikenalkan kepada generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Bassam berharap sejarah perjuangan tokoh perempuan dari Halmahera Selatan dapat terus digali dan didokumentasikan, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi daerah maupun bangsa.

Berita Lainnya