1. Beranda
  2. Headline

Malut United Ditahan PSM 3-3, Ricardo Salampessy Evaluasi Lini Pertahanan

Oleh ,

Malut United harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 melawan PSM Makassar pada pekan ke-25 BRI Super League 2025-2026.

Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu, 7 Maret 2026, itu berjalan sengit. Meski sempat berbalik unggul di babak kedua, Laskar Kie Raha gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan usai.

Asisten pelatih Malut United, Ricardo Salampessy, mengakui lini pertahanan menjadi salah satu catatan penting yang harus segera dievaluasi.

“Banyak hal yang menjadi catatan, terutama dari sisi pertahanan. Kami terlalu mudah kebobolan dan hal ini akan menjadi evaluasi untuk perjalanan tim yang lebih baik ke depan,” ujar Ricardo dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pada pertandingan tersebut, Malut United sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama melalui gol bunuh diri Yakob Sayuri pada menit ke-37.

Memasuki babak kedua, tuan rumah langsung bangkit. David Da Silva mencetak gol penyeimbang pada menit ke-48, kemudian Tyronne del Pino membawa Malut United berbalik unggul 2-1 lewat gol pada menit ke-54.

David Da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66. Gol tersebut sekaligus menjadi gol ke-15 penyerang asal Brasil itu musim ini.

Namun, keunggulan Malut United tak mampu dipertahankan. PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Savio Figueiredo pada menit ke-70 dan Jacques Medina pada menit ke-87.

Secara statistik, Malut United tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Laskar Kie Raha juga mencatatkan 13 tembakan dengan delapan di antaranya tepat sasaran.

Sementara itu, PSM Makassar yang hanya menguasai 29 persen bola mampu memaksimalkan peluang dengan mencetak tiga gol dari total sembilan tembakan.

“Kami mendapatkan momentum untuk unggul di babak kedua. Sayangnya kami tidak bisa mempertahankannya,” kata Ricardo.

Pelatih asal Ambon, Maluku, itu mengakui bahwa lini pertahanan yang biasanya tampil solid justru menjadi titik lemah pada pertandingan kali ini.

“Harus diakui lini pertahanan menjadi titik lemah kami malam ini. Biasanya kami cukup solid, tetapi kali ini kami membuang kesempatan untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Ricardo menambahkan, jeda kompetisi menjelang libur Hari Raya Idulfitri akan dimanfaatkan tim untuk memperbaiki berbagai kekurangan.

“Tentu hasil ini bukan yang kita semua inginkan. Kami mohon maaf kepada para pendukung dan pertandingan ini akan menjadi catatan penting untuk berbenah agar tetap bisa bersaing di papan atas,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan pemain Malut United, Taufik Rustam, yang hadir dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Menurutnya, seluruh pemain telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan, namun hasil akhir belum sesuai harapan.

“Semua pemain sudah berjuang maksimal. Namun hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Kami akan mengambil hal positif dari laga ini dan semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” kata Taufik.

Meski gagal meraih kemenangan, Malut United masih bertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 45 poin.

Pada pertandingan selanjutnya, Malut United dijadwalkan bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, untuk menghadapi Arema FC dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025-2026 pada Jumat, 3 April 2026.

Berita Lainnya