1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Sultan Ternate dan Pemprov Maluku Utara Tebar Toleransi Natal dengan Pasar Murah di Sula

Oleh ,

Semangat toleransi dan kebersamaan lintas iman menguat pada perayaan Natal, 25 Desember 2025, di Kabupaten Kepulauan Sula. Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunjukkan komitmen menjaga harmoni sosial dengan menyerahkan bantuan sembako murah secara simbolis kepada jemaat gereja.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Anggota DPD RI, Hidayatullah Sjah mewakili Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dengan didampingi unsur Kesultanan Ternate. Kegiatan tersebut berlangsung di sejumlah rumah ibadah, yakni Gereja Protestan Jemaat GPM Desa Mangon, Gereja Pantekosta Desa Fagudu, dan Gereja Katolik Desa Fagudu, pada Rabu, 25 Desember 2025.

Bantuan sembako murah ini merupakan bagian dari Program Gebyar Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan, serta kelancaran distribusi bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyampaikan bahwa kehadiran Sultan Ternate dalam kegiatan ini memiliki makna penting sebagai simbol pemersatu dan penjaga nilai-nilai toleransi yang telah lama tumbuh dan terpelihara di Maluku Utara. Kolaborasi antara pemerintah dan institusi adat dinilai menjadi kekuatan utama dalam merawat kerukunan di tengah keberagaman.

“Momentum Natal bukan hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga sarana untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dengan rasa aman, tenang, dan penuh sukacita,” ujar perwakilan Pemprov Malut.

Jemaat gereja dan masyarakat setempat menyambut positif penyaluran sembako murah tersebut. Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, kegiatan ini dinilai mencerminkan kepedulian serta kehadiran negara di tengah masyarakat kepulauan yang rentan terhadap fluktuasi harga bahan pokok.

Melalui program pasar murah dan pendekatan berbasis toleransi, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Kesultanan Ternate berharap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat tetap terjaga, serta semangat hidup rukun antarumat beragama terus tumbuh menjelang pergantian tahun.

Berita Lainnya