1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Ketua BCL Soroti Pengelolaan Sampah di Lokasi UMKM Halmahera Selatan

Oleh ,

Ketua Barisan Cinta Lingkungan (BCL) Halmahera Selatan, Hj. Salma Samad, menyoroti pengelolaan sampah di salah satu lokasi kegiatan UMKM di Kabupaten Halmahera Selatan yang dinilai belum berjalan sesuai peruntukannya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa meskipun fasilitas tempat sampah terpilah telah disediakan, penerapannya di lapangan masih belum maksimal. Terlihat tiga unit tempat sampah dengan label Anorganik, B3, dan Organik. Namun, sejumlah sampah seperti kardus, plastik, dan limbah lainnya justru ditemukan menumpuk di luar bak sampah atau dibuang tidak sesuai dengan kategori yang telah ditentukan.

Hj. Salma Samad menilai kondisi tersebut mencerminkan masih rendahnya pemahaman dan kepedulian sebagian masyarakat terhadap sistem pemilahan sampah. Menurutnya, penyediaan fasilitas semata tidak akan efektif tanpa dibarengi dengan edukasi serta pengawasan yang berkelanjutan.

“Tempat sampah yang disediakan seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, minimal ukurannya diperbesar agar tidak terjadi penumpukan. Selain itu, penulisan kategori tempat sampah perlu menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami masyarakat Halmahera Selatan, karena masih banyak yang bingung bahkan tidak peduli membuang sampah sesuai jenisnya,” ujar Salma, Senin, 29 Desember 2025).

Ia mengungkapkan bahwa dirinya turun langsung ke lokasi kegiatan UMKM dan bahkan membawa tempat sampah berukuran lebih besar sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan kebersihan lingkungan.

“Saya hadir langsung di lokasi dan membawa tempat sampah sendiri yang ukurannya lebih besar. Di lapangan masih terlihat kebingungan masyarakat terkait pembuangan sampah. Hal ini perlu menjadi perhatian pihak terkait agar penataan ke depan bisa lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua BCL menegaskan pentingnya edukasi lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan. Menurutnya, langkah sederhana seperti penyediaan tempat sampah yang memadai serta ajakan memilah sampah dapat menjadi awal perubahan dalam pengelolaan sampah sehari-hari.

Ia juga mengajak para pengunjung dan pelaku UMKM untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama demi menciptakan kawasan UMKM yang bersih, sehat, dan nyaman.

Berita Lainnya