1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Wagub Sarbin Salurkan Bantuan Alat Usaha untuk Dorong 17 UKM Naik Kelas

Oleh ,

Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menyalurkan bantuan alat usaha bagi 17 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) guna mendorong pelaku usaha lokal naik kelas dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, dan berlangsung di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, Senin, 19 Januari 2026.

Dalam arahannya, Wagub Sarbin Sehe menegaskan bahwa bantuan alat usaha ini merupakan stimulus awal yang harus dimanfaatkan secara maksimal dan bertanggung jawab oleh para penerima. Ia mengingatkan agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan, apalagi diperjualbelikan.

“Saya berharap bantuan ini benar-benar digunakan untuk membuka dan mengembangkan usaha. Bantuan ini dilarang keras untuk diperjualbelikan. Jika ditemukan ada yang menjual atau membeli, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Wagub.

Selain itu, Wagub juga mengingatkan pentingnya integritas dalam proses penyaluran bantuan. Ia meminta para penerima untuk tidak segan melaporkan apabila menemukan adanya praktik pungutan liar (pungli) atau transaksi ilegal yang dilakukan oleh oknum terkait.

“Kalau ada oknum yang meminta imbalan dalam pemberian bantuan ini, segera laporkan. Pemerintah tidak akan mentolerir praktik-praktik seperti itu dan akan memberikan sanksi tegas,” katanya.

Wagub mengakui bahwa bantuan peralatan usaha ini masih bersifat awal. Namun ia optimistis, dengan pengelolaan yang baik, sarana tersebut dapat menjadi penopang utama ekonomi keluarga dan mendorong pelaku UKM lebih berdaya saing.

Sebanyak 17 pelaku UKM menerima bantuan, terdiri dari 10 pelaku usaha asal Kota Tidore Kepulauan dan 7 pelaku usaha dari Kota Ternate. Bantuan yang disalurkan mencakup beberapa sektor usaha strategis.

Untuk sektor perbengkelan, bantuan berupa hidrolik, mesin cordless, kompresor, dan tool kit set. Pada sektor pertukangan, bantuan meliputi gergaji listrik, skaf listrik, bor, dan router. Sementara sektor katering menerima bantuan berupa termos, panstov (pemanas makanan), wajan, panci, peralatan makan, serta rice cooker. Adapun sektor pengolahan kopi memperoleh bantuan berupa mesin freezer.

Salah satu penerima bantuan sektor katering asal Kota Tidore Kepulauan, Insan Hasan, mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap pelaku UKM.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur dan Pak Wakil Gubernur Maluku Utara. Bantuan ini sangat membantu dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang ekonomi keluarga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rusdi Rasid, penerima bantuan alat pertukangan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi solusi atas keterbatasan peralatan yang selama ini menghambat produktivitas usahanya.

Penyaluran bantuan berlangsung khidmat dan diharapkan dapat mendorong pelaku UKM di Maluku Utara meningkatkan kapasitas usaha serta daya saing melalui pemanfaatan peralatan yang lebih memadai.

Berita Lainnya