Pemkot Ternate Matangkan JKPI 2026, Warisan Rempah Jadi Andalan Utama
Pemerintah Kota Ternate mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-12 yang akan digelar di Kota Ternate pada Agustus 2026 mendatang.
Event berskala nasional ini diproyeksikan menjadi ajang strategis untuk memperkuat identitas Ternate sebagai Kota Rempah.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, selaku Ketua Panitia JKPI ke-12, mengatakan rapat panitia telah digelar secara menyeluruh dan berjalan lancar. Sejumlah agenda utama telah disusun dengan melibatkan berbagai unsur pendukung demi menyukseskan pelaksanaan kegiatan.
“Ini adalah hajat Pemerintah Kota Ternate dan hajat kita semua. Karena itu, panitia melibatkan banyak pihak, mulai dari komunitas kreatif, PLN, perbankan, hingga pihak bandara untuk mendukung kelancaran kegiatan,” ujar Rizal saat rapat persiapan JKPI ke-12, Rabu, 21 Januari 2026.
Ia menegaskan, JKPI ke-12 di Ternate akan mengusung tema besar “Ternate Episentrum Rempah Dunia”. Tema tersebut dipilih sebagai upaya penguatan city branding Kota Ternate berbasis sejarah dan kekayaan rempah.
Menurut Rizal, seluruh konsep kegiatan dirancang untuk menonjolkan identitas sejarah dan budaya Ternate sebagai salah satu pusat rempah dunia. Selain rangkaian kegiatan budaya, panitia juga menyiapkan pameran UMKM, city tour berbasis narasi rempah, serta berbagai agenda pendukung lainnya.
“Penguatan city branding menjadi fokus utama. Seluruh konten kegiatan akan dikemas dengan narasi rempah, termasuk city tour ke lokasi-lokasi bersejarah seperti Cengkeh Afo,” jelasnya.
Pelaksanaan JKPI ke-12 rencananya akan diluncurkan secara resmi pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JKPI di Yogyakarta pada awal Februari 2026. Peluncuran tersebut akan dirangkaikan dengan peresmian logo dan filosofi acara.
Sementara itu, pelaksanaan utama JKPI ke-12 di Kota Ternate dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua Agustus 2026 dan diharapkan mampu mendorong promosi budaya, pariwisata, serta penguatan ekonomi masyarakat lokal.