1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Tidore: Perencanaan Harus Tepat Sasaran

Oleh ,

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore, Kamis, 12 Februari 2026, dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta para pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, Muhammad Sinen mengatakan Musrenbang merupakan agenda strategis tahunan yang menjadi tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, forum ini menjadi wadah menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

“Musrenbang ini harus menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai persoalan dan potensi daerah, sekaligus merumuskan prioritas pembangunan yang akan dituangkan dalam RKPD Tahun 2027,” ujar Muhammad Sinen.

Ia menekankan, Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif dalam pemenuhan regulasi, tetapi harus menghasilkan perencanaan yang responsif, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Berbagai capaian pembangunan yang telah kita raih patut kita syukuri. Namun, itu juga menjadi tantangan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan ke depan. Karena itu, perencanaan harus tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Muhammad Sinen juga menyoroti pentingnya keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, evaluasi, hingga pengawasan pembangunan agar setiap kebijakan dan program berjalan efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tidore Kepulauan, Saiful Bahri Latif, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 bertujuan menyelaraskan masukan dan usulan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan kerangka regulasi dan anggaran.

“Forum ini menjadi tahapan penting untuk memastikan sinergitas pembangunan, baik antarwilayah, antarsektor, maupun antartingkat pemerintahan,” jelas Saiful.

Ia menambahkan, hasil Musrenbang akan menjadi bahan utama dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), termasuk Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini turut menghadirkan Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara, Sarmin S. Adam.

Dalam kesempatan tersebut, Sarmin memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang menjadi salah satu daerah pertama dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara yang melaksanakan Musrenbang.

“Kota Tidore Kepulauan selalu menjadi catatan kami karena konsisten dalam ketepatan waktu, kualitas dokumen, hingga substansi perencanaan. Ini patut diapresiasi,” pungkas Sarmin.

Berita Lainnya