1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Awal Ramadan, Pemkot Ternate Ikuti Putusan Pusat dan Hormati Penetapan Muhammadiyah

Oleh ,

Pemerintah Kota Ternate memastikan akan menunggu hasil sidang Isbat Kementerian Agama untuk penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Meski begitu, pemerintah tetap menghargai perbedaan penetapan dari lembaga lain, seperti Muhammadiyah yang telah menetapkan awal puasa pada 18 Februari 2026.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, yang mewakili Wali Kota, menjelaskan keputusan pemerintah pusat menjadi acuan utama pelaksanaan ibadah puasa di Kota Ternate.

“Hilal tidak terlihat. Untuk penetapan awal Ramadan, kita menunggu hasil sidang Isbat Kementerian Agama, dan keputusan itu yang akan kita ikuti bersama,” ujar Rizal kepada wartawan disela-sela pengamatan hilal, Selasa, 17 Februari 2026 sore.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi jika terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadan.

“Kita harus saling menghormati. InsyaAllah, pelaksanaan ibadah puasa di Ternate tetap berjalan aman dan tertib,” tambahnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku Utara, Amar Manaf, menekankan bahwa perbedaan penetapan antara lembaga bukan menjadi masalah.

“Perbedaan ini tidak bisa disatukan, karena masing-masing memiliki dasar hukum yang kuat. Yang penting, kita saling menghormati dan tidak saling menyalahkan, karena ini persoalan syar’i,” tegas Amar, yang juga Ketua PWNU Maluku Utara itu.

Berita Lainnya