1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Kades di Pulau Morotai Diduga Ditipu Oknum Polisi, Puluhan Juta Raib

Oleh ,

Seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota polisi berinisial RJ. Akibat peristiwa itu, korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp28 juta.

Korban, Hamsir Yusuf, menuturkan kasus tersebut bermula saat dirinya berencana membeli mobil pikap bekas untuk menunjang usaha batu bata miliknya. Niat itu kemudian diketahui RJ yang menawarkan bantuan mencarikan kendaraan.

“Awalnya saya ingin beli mobil pikap bekas untuk usaha batu bata. RJ yang menawarkan bantuan untuk mencarikan mobil setelah rumah saya di Tobelo dibayar,” ungkap Hamsir kepada wartawan, Jumat, 20 Februari 2026.

Menurut dia, tawaran itu disampaikan setelah RJ mengetahui pembayaran rumahnya di Tobelo telah selesai. Pelaku meyakinkan bahwa ia bisa membantu proses pembelian kendaraan tersebut.

Kepercayaan korban semakin besar karena RJ berstatus sebagai anggota kepolisian.

“Karena banyak hal yang dia ceritakan soal kelihaiannya, saya langsung percaya. Dia anggota polisi, tidak mungkin berbohong,” katanya.

Beberapa waktu kemudian, RJ mengabarkan bahwa mobil yang dimaksud telah dibeli. Ia lalu meminta korban segera mentransfer uang dengan alasan pembelian kendaraan menggunakan dana pribadi milik istrinya.

“Saya kirim uang bertahap sampai total Rp28 juta karena dia terus mendesak,” jelas Hamsir.

Namun setelah uang ditransfer, mobil yang dijanjikan tak kunjung diterima. Korban justru mendapat informasi bahwa RJ diduga pernah melakukan penipuan terhadap sejumlah orang lainnya.

“Banyak informasi masuk bahwa RJ pernah menipu orang lain. Saya juga sudah bertemu dengan Kasi Propam dan memberi toleransi, tapi sampai sekarang uang saya belum dikembalikan,” tegasnya.

Merasa dirugikan dan upaya mediasi tidak membuahkan hasil, Hamsir menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polres Pulau Morotai.

“Saya sudah tidak bisa mentoleransi lagi. Hari Senin nanti saya akan melaporkan RJ ke Polres,” tandasnya.

Sementara itu, RJ yang dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp belum memberikan tanggapan. Hingga berita ini ditayangkan, pesan yang dikirim hanya berstatus centang satu dan belum dibalas.

Berita Lainnya