Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Kolano, Wawali Tidore Ajak Perkuat Silaturahmi
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menghadiri peringatan Nuzulul Qur'an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di halaman Masjid Sultan, Soasio, Kota Tidore Kepulauan, Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan yang digelar oleh BKM Sigi Kolano Kesultanan Tidore ini mengusung tema tausiyah “Garo Malaha Na Fael Madoto Al-Qur'an.”
Acara tersebut turut dihadiri Yang Mulia Sultan Tidore H. Husain Alting Syah, Anggota DPD RI Hasby Yusuf, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Ketua I TP PKK Kota Tidore Kepulauan Ny. Sumiyati Ahmad Laiman, Jojau dan Bobato Adat Kesultanan Tidore, para pimpinan OPD, serta Ustaz Hidayatussalam Sehan sebagai pembawa hikmah.
Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menyampaikan apresiasi kepada pihak Kesultanan Tidore dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, meskipun dilaksanakan secara sederhana, peringatan Nuzulul Qur'an ini mampu menghadirkan suasana penuh keakraban sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah melaksanakan acara Nuzulul Qur'an ini, terutama Kesultanan Tidore. Kegiatan ini sangat bermakna, walaupun dalam suasana sederhana tetapi penuh keakraban,” ujar Ahmad Laiman.
Ia menambahkan, bulan suci Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, mudah-mudahan hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak Kesultanan Tidore semakin erat. Ramadan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan saling menolong,” tambahnya.
Sementara itu, Sultan Tidore Jou H. Husain Alting Syah dalam sambutannya mengatakan, peringatan Nuzulul Qur'an merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat peristiwa turunnya Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
Menurutnya, Al-Qur'an tidak hanya dibaca, tetapi juga harus dipahami, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai masyarakat Tidore yang dikenal dengan nilai-nilai adat dan agama yang kuat, kita memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga warisan spiritual ini. Nilai-nilai Al-Qur'an hendaknya menjadi landasan dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan penuh kebersamaan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap momentum peringatan Nuzulul Qur'an ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur'an dengan memperbanyak membaca, memahami maknanya, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.