1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Dua Hari Warga Waisakai Sula Mengungsi, Bantuan BPBD Maluku Utara Belum Tersalurkan

Oleh ,

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada Kamis, 12 Maret 2026 dini hari menyebabkan banjir yang merusak sejumlah rumah warga di Desa Waisakai.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hujan deras yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIT mengakibatkan debit beberapa sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga. Luapan air juga memicu abrasi yang merusak rumah serta infrastruktur di desa tersebut.

Akibat kejadian itu, sebanyak 304 warga dari 59 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi. Hingga dua hari pasca kejadian, para warga masih bertahan di rumah kerabat yang berada di lokasi lebih aman.

Kepala BPBD Maluku Utara, Fehby Alting, mengatakan hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Korban jiwa nihil. Namun terdapat ratusan warga yang terdampak dan sebagian harus mengungsi sementara di rumah kerabat,” ujarnya.

Selain menyebabkan warga mengungsi, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah penduduk. Data sementara mencatat 13 unit rumah mengalami rusak berat, 20 unit rumah rusak ringan, dan 2 unit rumah dilaporkan ambruk.

Tidak hanya itu, satu unit jembatan di desa tersebut juga dilaporkan ambruk akibat derasnya arus air. Sementara tanggul penahan banjir sepanjang kurang lebih 300 meter turut mengalami kerusakan.

Fehby menyebutkan, hingga kini kondisi di wilayah terdampak mulai berangsur normal dan aktivitas masyarakat perlahan kembali berjalan. Meski demikian, warga tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan masih bisa terjadi.

“Situasi saat ini relatif aman dan terkendali. Namun masyarakat tetap diminta berhati-hati dan waspada,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi penanganan bencana terus dilakukan oleh BPBD bersama pemerintah daerah dan instansi terkait sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Koordinasi tetap berjalan sesuai tugas dan fungsi,” kata Fehby.

Terkait bantuan bagi warga terdampak, BPBD Provinsi Maluku Utara berencana menyalurkan bantuan logistik. Namun waktu pengiriman bantuan tersebut ke Desa Waisakai belum dapat dipastikan.

“Rencana bantuan logistik. Nanti kalau sudah baru info,” ujarnya.

Berita Lainnya