1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Polisi Tetapkan Istri Kapus Palamea Halmahera Selatan Jadi Tersangka

Oleh ,

Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dilaporkan sejak Maret 2025.

Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan terhadap laporan yang masuk.

Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan (SP2HP) yang diterbitkan Polres Halmahera Selatan pada Maret 2026 dan ditujukan kepada pelapor, Irfa Amin.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penyidik telah memeriksa korban, sejumlah saksi, serta para terlapor guna mengungkap peristiwa yang dilaporkan.

Selain itu, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman video yang diduga berkaitan dengan insiden pengeroyokan.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi, dan para terlapor, serta melakukan penyitaan terhadap alat bukti berupa video rekaman,” demikian isi SP2HP tersebut.

Dari hasil penyidikan sementara, satu orang terlapor berinisial Alwia resmi ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Alwia diketahui merupakan istri dari Kepala Puskesmas (Kapus) Palamea.

Meski demikian, penyidik menegaskan bahwa proses hukum terhadap pihak lain yang turut dilaporkan masih terus berjalan.

Polisi juga membuka peluang adanya penetapan tersangka tambahan, seiring dengan pendalaman kasus dan penguatan alat bukti yang saat ini masih dilakukan.

Polres Halmahera Selatan menyatakan bahwa penyidikan dapat diperpanjang apabila diperlukan, terutama untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

Untuk mendukung kelancaran proses hukum, pihak kepolisian meminta pelapor agar tetap aktif berkoordinasi dengan penyidik pembantu yang menangani perkara tersebut.

Kasus ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian, mengingat dugaan keterlibatan lebih dari satu orang dalam peristiwa pengeroyokan tersebut.

Berita Lainnya