1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pemerintah

Kemendagri Verifikasi Maluku Utara, Upaya Tekan Pengangguran Dinilai Baik

Oleh ,

Kinerja Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menekan angka pengangguran kini diuji lapangan Kemendagri. Hasil sementara menunjukkan program strategis daerah ini dinilai baik dan berpotensi memberi dampak jangka panjang.

Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, mengatakan verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang telah dipaparkan sebelumnya dengan kondisi nyata di lapangan.

“Ini adalah kegiatan dari Kemendagri untuk mengukur kinerja kita, mulai dari kebijakan, penganggaran, sampai kolaborasi. Data yang sudah disampaikan oleh Ibu Gubernur kini diverifikasi langsung di lapangan, apakah benar-benar dilaksanakan atau tidak,” ujar Samsuddin di Pelabuhan Residen Ternate, usai bersama tim melakukan verifikasi di Sofifi.

Ia bilang, secara makro, tingkat pengangguran di Maluku Utara masih berada di bawah angka nasional, menjadikan daerah ini masuk dalam nominasi penilaian terbaik. Meski begitu, Samsuddin mengakui angka pengangguran masih fluktuatif dan dipengaruhi berbagai faktor ekonomi.

Menurutnya, untuk menekan angka pengangguran, pemerintah daerah terus mendorong program pelatihan tenaga kerja (upskilling), job fair, dan penguatan sektor UMKM.

“Kita tidak hanya melaksanakan pelatihan, tapi dilihat juga outcome-nya. Misalnya pelatihan operator alat berat yang langsung diserap perusahaan. Selain itu, kita juga dorong UMKM agar masyarakat bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” jelasnya.

Ketua Tim Kemendagri, Tomy Veryanto Bawulang, menegaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada angka pengangguran, tetapi juga pada kualitas dan kesinambungan kebijakan yang diterapkan.

“Kami melakukan validasi dan verifikasi lapangan untuk melihat bagaimana konstruksi kebijakan penurunan pengangguran, tidak hanya pada angka, tetapi seberapa komprehensif strategi yang dilakukan pemerintah daerah,” kata Tomy.

Ia menambahkan, terdapat dua indikator utama dalam penilaian, yakni aspek kebijakan serta pelaksanaan dan dampak (outcome) program di lapangan, termasuk kesesuaian dengan alokasi anggaran dalam APBD.

Hasil sementara menunjukkan upaya Pemprov Maluku Utara dinilai cukup baik dan sejalan dengan pemaparan sebelumnya.

“Hasil sementara cukup bagus. Kami melihat ada kesesuaian antara presentasi dan kondisi lapangan. Harapannya, upaya ini berkelanjutan dan memberi dampak jangka panjang bagi penurunan pengangguran,” ujarnya.

Dalam pemetaan regional Kemendagri, Maluku Utara menempati posisi terbaik di klaster Nusa Tenggara dan Maluku, yang meliputi NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara.

Tim Kemendagri dijadwalkan melanjutkan verifikasi ke sejumlah sentra ekonomi di Ternate untuk memastikan dampak nyata program terhadap penyerapan tenaga kerja.

Sekadar diketahui, tim Kemendagri yang berjumlah 3 orang tersebut diterima Sekda Samsuddin didampingi didampingi Plh. Kadis Perindag, Ronny Saleh dan Kadisnaker Marwan Polisiri.

Berita Lainnya