1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Gempa Hancurkan Rumah di Ternate, Gubernur Sherly Datang Bawa Harapan Baru

Oleh ,

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, turun langsung meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa berkekuatan 7,6 magnitudo di Kelurahan Gambesi, Kota Ternate, Jumat, 10 April 2026.

Di tengah puing bangunan dan rumah yang retak, Sherly menyapa warga terdampak serta menyerahkan bantuan bahan bangunan sebagai langkah awal pemulihan. Kehadirannya menjadi simbol bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi dampak bencana.

Tak hanya itu, ia juga melakukan verifikasi langsung calon penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dengan fokus pada masyarakat kategori desil 1 atau kelompok paling rentan.

“Di tengah keterbatasan, saya melihat satu hal yang sama, harapan yang tidak padam,” ujar Sherly didampingi Kadis Perkim Musrifah Alhadar.

Menurutnya, proses pemulihan pascabencana harus dilakukan secara bertahap dengan memastikan keadilan dalam penyaluran bantuan. Pemerintah daerah pun menargetkan pemenuhan hunian layak melalui pendekatan “satu keluarga satu rumah”.

Komitmen tersebut, kata Sherly, merupakan bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial bagi warga terdampak, agar mereka dapat kembali hidup layak setelah bencana.

Pada hari yang sama, Sherly juga menggelar pertemuan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara untuk membahas evaluasi laporan tahun 2025.

Dalam pertemuan itu, dibahas pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dinilai belum optimal, sekaligus upaya memperkuat indikator pembangunan daerah ke depan.

Sherly menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang masih menjadi pekerjaan rumah pada 2026.

“Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun pemerintah tidak dapat menghapus bencana, namun kehadiran negara harus dirasakan oleh masyarakat, terutama di masa sulit.

“Pelan-pelan kita pulihkan, satu rumah, satu keluarga, satu harapan dalam satu waktu,” pungkasnya.

Berita Lainnya