1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Gubernur Sherly Dorong ASN hingga UMKM Melek Digital Lewat DTS 2026

Oleh ,

Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia menghadapi era transformasi digital.

Komitmen itu ditunjukkan melalui pematangan program Digital Talent Scholarship (DTS) 2026 bersama Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Manado.

Hal tersebut dibahas dalam audiensi resmi antara Kepala BLSDM Komdigi Manado, Arsyad, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, di Ruang Rapat Gubernur, Lantai IV Kantor Gubernur Maluku Utara, Selasa, 5 Mei 2026.

Pertemuan berlangsung hangat dan turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Malut Iksan Arsad, Kepala Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Malut Syahril Amir, Plt Kepala BKD Zulkifli Bian, serta Karo Adpim Abdul Karim.

Dalam audiensi tersebut, BLSDM Komdigi Manado memaparkan sejumlah agenda strategis DTS 2026 yang akan menyasar berbagai sektor penting di Maluku Utara, mulai dari pendidikan, ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, hingga transformasi birokrasi digital.

Kepala BLSDM Komdigi Manado, Arsyad, mengatakan program DTS 2026 dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi agar mampu bersaing di tengah perkembangan digital yang semakin cepat.

“Program ini menyasar guru, siswa sekolah rakyat, mahasiswa vokasi, pelaku UMKM, komunitas, hingga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” ujar Arsyad.

Pada sektor pendidikan, pelatihan akan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan digital guru dan pelajar. Sementara di sektor ekonomi desa, program diarahkan pada penguatan pengelolaan koperasi desa dan kelurahan “Merah Putih”.

Tak hanya itu, DTS 2026 juga menghadirkan pelatihan keterampilan digital dasar bagi masyarakat umum dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis digital.

Di lingkungan birokrasi, program Government Transformation Academy (GTA) akan menyasar aparatur sipil negara (ASN) agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pelayanan publik berbasis digital.

Menurut Arsyad, Gubernur Sherly memberikan perhatian serius terhadap penguatan kapasitas digital ASN, termasuk peningkatan kemampuan kepemimpinan digital bagi pejabat daerah.

“Ibu Gubernur merespons sangat baik pelatihan kepemimpinan digital bagi pejabat Eselon II, III, dan IV. Saat ini kami juga sedang menjalankan pelatihan bagi 30 ASN di BPSDM Malut dengan fokus pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan pemerintahan,” katanya.

Ia menambahkan, Gubernur Sherly juga mengarahkan agar pelaksanaan program dilakukan melalui sinergi lintas organisasi perangkat daerah.

“Untuk sektor pendidikan akan disinergikan dengan Dinas Pendidikan, sedangkan sektor ekonomi desa akan dikoordinasikan bersama Dinas Perindakop Maluku Utara,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, peluncuran resmi program DTS 2026 direncanakan berlangsung pada 20 Mei 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Momentum tersebut dipilih sebagai simbol kebangkitan talenta digital Maluku Utara dalam menghadapi era transformasi digital nasional.

Melalui program DTS 2026, Pemprov Maluku Utara berharap seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, pelaku usaha, hingga aparatur negara, mampu memiliki daya saing tinggi dan lebih siap menghadapi perkembangan teknologi digital di masa depan.

Berita Lainnya