1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Hadiri Pembukaan GOT ke-28, Wawali Ternate: Sepak Bola Perekat Persaudaraan Masyarakat

Oleh ,

Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, menghadiri pembukaan Gurabati Open Tournament (GOT) ke-28 yang berlangsung di Kelurahan Gurabati, Kota Tidore Kepulauan, Minggu, 7 Juni 2026.

Kehadiran Nasri dalam turnamen sepak bola bergengsi di Maluku Utara tersebut tidak hanya sebagai tamu undangan. Ia juga menjadi sponsor utama pelaksanaan GOT ke-28 melalui Yayasan Nasab.

Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, yang ditandai dengan kick off laga perdana antara AS Rumania melawan Garuda Tomagoba. Ribuan masyarakat tampak memadati lapangan untuk menyaksikan pembukaan turnamen yang telah menjadi agenda tahunan pecinta sepak bola di Maluku Utara itu.

Dalam kesempatan tersebut, Nasri mengatakan sepak bola memiliki peran penting dalam mempererat hubungan sosial dan membangun persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, Gurabati Open Tournament bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah di Maluku Utara.

“Sepak bola merupakan sarana yang efektif untuk mempererat persaudaraan dan persatuan masyarakat. Karena itu kami mendukung penuh pelaksanaan GOT yang setiap tahun menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi bagi para pemain dari berbagai daerah di Maluku Utara,” kata Nasri.

Sebagai bentuk dukungannya terhadap perkembangan sepak bola daerah, Nasri juga mengikutsertakan Bombastic FC, tim yang dikelolanya, untuk berlaga pada GOT ke-28.

Turnamen tahun ini diikuti 22 tim yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara. Sebanyak 12 tim berasal dari Tidore Kepulauan, empat tim dari Kota Ternate, tiga tim dari Halmahera Selatan, dua tim dari Halmahera Utara, dan satu tim dari Halmahera Timur.

Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keamanan selama turnamen berlangsung.

Ia menegaskan bahwa perbedaan latar belakang maupun daerah asal tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan melalui olahraga.

“Inti dari Gurabati Open ini, kita hadir dari latar belakang yang berbeda, dari kampung yang berbeda, dan dari daerah yang berbeda. Namun tujuan kita satu, yakni bagaimana kita bisa bersatu dalam sportivitas,” ujar Muhammad Sinen.

Ia berharap seluruh pemain, ofisial, panitia, dan suporter dapat menjaga semangat fair play serta ketertiban selama turnamen berlangsung sehingga GOT ke-28 dapat berjalan sukses hingga partai final.

Gurabati Open Tournament sendiri merupakan salah satu turnamen sepak bola paling prestisius di Maluku Utara yang setiap tahun mampu menarik perhatian masyarakat serta menghadirkan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.

Berita Lainnya