1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Kadikbud Abubakar Buka FS3N Maluku Utara, Dorong Lahirnya Generasi Seni Berprestasi

Oleh ,

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, resmi membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FS3N) 2026 sebagai wadah pencarian dan pengembangan talenta muda di bidang seni dan sastra.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 5 Ternate, Sabtu, 13 Juni 2026, menjadi ajang seleksi bagi siswa terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara untuk memperebutkan tiket menuju kompetisi tingkat nasional.

Pembukaan FS3N turut dihadiri jajaran Dikbud Maluku Utara, kepala cabang dinas, serta para kepala sekolah dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Abubakar Abdullah mengapresiasi tingginya partisipasi peserta pada penyelenggaraan tahun ini. Berdasarkan data panitia, sebanyak 357 siswa tercatat mengikuti FS3N 2026, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berada di kisaran seratus peserta.

Menurut Abubakar, peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin berkembangnya perhatian sekolah terhadap pembinaan bakat dan kreativitas siswa. Namun, ia berharap partisipasi tersebut terus diperluas agar lebih banyak sekolah di Maluku Utara terlibat dalam berbagai ajang talenta nasional.

“Keaktifan dan keterlibatan peserta sudah meningkat, tetapi tahun depan harus terus ditingkatkan sehingga lebih banyak sekolah di Maluku Utara dapat berpartisipasi dalam seluruh event yang telah ditetapkan secara nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, FS3N bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik. Melalui seni dan sastra, siswa dapat mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan mengekspresikan potensi yang dimiliki.

Abubakar juga meminta dewan juri menjalankan tugas secara profesional dan objektif, sehingga peserta yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan terbaik untuk membawa nama Maluku Utara di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana FS3N Maluku Utara, Amrin Udin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Manajemen Talenta Nasional di bidang seni dan budaya.

Ia menjelaskan, FS3N merupakan pengembangan dari Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang sebelumnya rutin digelar setiap tahun. Mulai 2025, kegiatan tersebut dikembangkan menjadi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional sebagai upaya memperkuat pembinaan talenta muda Indonesia.

“Ajang ini bertujuan menjaring talenta terbaik di bidang seni dan sastra untuk mewakili Maluku Utara pada tingkat nasional,” kata Amrin.

Selain mencari siswa berprestasi, FS3N juga menjadi ruang untuk menjaga keberlangsungan seni budaya daerah, membentuk karakter siswa yang kreatif dan mandiri, serta meningkatkan apresiasi terhadap seni dan sastra di kalangan pelajar.

Berdasarkan laporan panitia, dari 357 peserta yang terdaftar melalui portal Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), sebanyak 234 siswa mengikuti seleksi tingkat kabupaten/kota. Sementara 97 peserta berhasil lolos ke tingkat provinsi dan akan berkompetisi pada 16 cabang lomba.

Para pemenang tingkat provinsi nantinya akan menjadi wakil Maluku Utara pada FS3N tingkat nasional, bersaing dengan talenta-talenta terbaik dari seluruh Indonesia.

Berita Lainnya