1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Dikbud Maluku Utara dan Unkhair Percepat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah

Oleh ,

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara menggandeng Program Studi Informatika Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair) untuk mempercepat penerapan teknologi digital dalam proses pembelajaran di tingkat SMA, SMK, dan SLB.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dikbud Maluku Utara dan Prodi Informatika Unkhair yang berlangsung di ruang rapat Dekan Fakultas Teknik Unkhair, Selasa, 23 Juni 2026.

Kepala Dikbud Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital pendidikan.

Menurutnya, penguatan digitalisasi pembelajaran menjadi salah satu perhatian Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Transformasi digital pendidikan menjadi kebutuhan. Karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi seperti Unkhair sangat penting untuk memastikan teknologi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Abubakar.

Ia menjelaskan, seluruh sekolah di Maluku Utara saat ini telah menerima bantuan televisi pintar dari pemerintah pusat yang digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran.

Perangkat tersebut telah dilengkapi berbagai bahan ajar dan sumber belajar yang dapat dimanfaatkan guru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di kelas.

Pada tahun 2026, dukungan digitalisasi pendidikan akan terus diperkuat melalui penambahan perangkat serta pengembangan konten pembelajaran digital.

Namun, Abubakar menegaskan bahwa ketersediaan perangkat teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas guru.

Sebab, pemerintah mulai mendorong penerapan pembelajaran berbasis coding, kecerdasan artifisial (AI), serta pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning di sekolah.

“Guru perlu mendapatkan pendampingan agar mampu mengoptimalkan teknologi pembelajaran. Melalui kerja sama ini, dosen Informatika Unkhair akan membantu penguatan kompetensi guru, termasuk dalam pemanfaatan perangkat pembelajaran, coding, dan AI,” katanya.

Selain melibatkan dosen, kerja sama ini juga akan membuka ruang bagi mahasiswa Unkhair melalui program Magang Berdampak untuk ikut mendukung pendampingan teknologi di sekolah.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unkhair, Endah Harisun, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan Dikbud Maluku Utara menjadi bentuk kepercayaan sekaligus peluang bagi perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan daerah.

“Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan pemangku kepentingan kepada Fakultas Teknik Unkhair. Karena itu, Prodi Informatika harus menjalankan program ini secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan sekolah,” ujar Endah.

Ia menambahkan, dosen-dosen Informatika Unkhair selama ini telah berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Maluku Utara. Dengan adanya kerja sama tersebut, pihaknya optimistis kolaborasi pemerintah daerah dan kampus dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran.

Pembahasan teknis terkait pelaksanaan program akan segera ditindaklanjuti bersama Prodi Informatika agar kerja sama dapat berjalan efektif dan sesuai target.

Kolaborasi Dikbud Maluku Utara dan Universitas Khairun diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat digitalisasi pendidikan serta menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan era teknologi.

Berita Lainnya