1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Wali Kota Ternate Ajak Wisudawan UT Jadi Penggerak Indonesia Emas 2045

Oleh ,

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengajak para lulusan Universitas Terbuka (UT) untuk menjadi generasi penggerak perubahan yang mampu menghadirkan solusi dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Tauhid saat menjadi narasumber utama dalam Seminar Wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

Seminar tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Prof. Yusril Ihza Mahendra, yang memberikan kuliah umum dan ceramah ilmiah kepada para wisudawan. Hadir pula jajaran pimpinan serta civitas akademika Universitas Terbuka.

Dalam pemaparannya yang mengangkat tema “Mendaratkan Asta Cita di Kota Rempah: Transformasi Ternate Menuju Indonesia Emas 2045”, Tauhid menyampaikan bahwa latar belakang daerah bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih kesuksesan.

Ia mencontohkan Kota Ternate sebagai daerah kecil di kawasan timur Indonesia yang memiliki sejarah besar sebagai pusat perdagangan dunia melalui jalur rempah. Menurutnya, sebuah daerah tidak diukur dari luas wilayah, tetapi dari nilai, gagasan, dan kontribusi yang mampu diberikan.

"Ternate mengajarkan kita untuk tidak pernah merasa kecil. Jangan jadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti bermimpi, karena banyak perubahan besar lahir dari orang-orang yang berani melihat peluang," ujar Tauhid.

Ia menegaskan, semangat Asta Cita harus diterjemahkan dalam bentuk karya nyata yang sesuai dengan karakter dan potensi masing-masing daerah. Pendidikan, kata dia, menjadi fondasi utama dalam membangun peradaban serta menciptakan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan global.

Tauhid juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal. Menurutnya, dunia terus berubah sehingga kemampuan beradaptasi dan meningkatkan kompetensi menjadi kunci keberhasilan.

"Para lulusan jangan hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi harus mampu menjadi pencipta nilai dan solusi (value creator) yang memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Di hadapan ribuan wisudawan, Tauhid menyampaikan lima pesan penting yang perlu menjadi pegangan generasi muda, yakni berani bermimpi besar, terus belajar sepanjang hayat, menggunakan ilmu untuk kepentingan masyarakat, menjadi pencipta solusi, serta mengambil peran dalam membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

"Dahulu rempah Ternate mengubah sejarah dunia. Hari ini, giliran ilmu dan karya Saudara yang mengubah masa depan Indonesia," ungkapnya.

Selain seminar, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Kota Ternate dan Universitas Terbuka.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan pendidikan, riset, serta peningkatan kapasitas daerah.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Ternate berharap dapat memperluas akses pendidikan dan mendorong lahirnya generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Berita Lainnya