1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pendidikan

Literasi dan Edukasi Bahaya Narkoba Dikemas Kreatif untuk Pelajar Ternate

Oleh ,

Gerakan literasi di kalangan pelajar Kota Ternate, dikemas melalui kegiatan kreatif yang memadukan kemampuan berkarya dengan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan bertajuk “Gerakan Literasi Milenial Cerdas Hindari Narkoba” itu diwujudkan melalui Lomba Cipta dan Baca Puisi serta Lomba Desain Poster tingkat SMP/MTs se-Kota Ternate di ruang komunitas Cabu Literasi Rempah, Kopi Sua, dan Nomat, kawasan Cagar Budaya Benteng Oranje, Minggu, 13 September 2026.

Inisiator kegiatan, Dr. Nurlaela Syarif, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperoleh pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Ia menyebut dukungan lintas pihak menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan memiliki kesadaran untuk menjauhi narkoba.

“Bersyukur kegiatan ini meski singkat mendapat dukungan serta kehadiran Bunda Literasi Maluku Utara, Rusni Sarbin, Kepala BNNP Maluku Utara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Kementerian Agama Kota Ternate, para kepala sekolah SMP/MTs di Kota Ternate, dan semua pihak yang sangat berarti bagi kelancaran acara ini,” ujarnya.

Menurut Nurlaela, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pelajar yang memiliki kemampuan literasi, tetapi juga generasi muda yang memiliki karakter kuat serta memahami risiko penyalahgunaan narkoba.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama digelar pukul 16.30–18.00 WIT, berupa tinjauan sekaligus pelaksanaan lomba di kawasan Cagar Budaya Benteng Oranje.

Sementara sesi kedua berlangsung pukul 20.30–21.00 WIT dengan agenda penutupan dan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Bunda Literasi Maluku Utara, Rusni Sarbin.

Ketua Cabu Literasi Rempah, Erita Fitrana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah komunitas untuk menciptakan ruang positif bagi pelajar.

“Kami mewakili komunitas Cabu Literasi Rempah bersyukur gayung bersambut. Bersama Komunitas Kopi Sua, Komunitas Nomat Musik, dan Komunitas Kanvas Ternate, kami digandeng oleh Ibu Dewan Nurlaela Syarif, Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara Ibu Hj. Rusni Sarbin, serta Kepala BNNP Malut Brigjen Pol. Mirzal Alwi, untuk membangun ruang dan waktu positif bagi pelajar di Kota Ternate,” katanya.

Erita mengatakan gerakan literasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi peraturan daerah terkait gerakan literasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, serta zat adiktif lainnya di kalangan pelajar.

Melalui lomba puisi dan desain poster, pelajar diajak menyampaikan pesan-pesan positif dengan cara yang dekat dengan dunia mereka. Kreativitas tersebut diharapkan menjadi media untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjauhi narkoba.

Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak sekolah, komunitas, dan pemangku kepentingan.

Dengan demikian, gerakan literasi tidak hanya berhenti pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi berkembang menjadi ruang pembentukan karakter, kreativitas, serta kesadaran generasi muda dalam menjaga masa depan Kota Ternate.

Berita Lainnya