Pemerintah
Gubernur Sherly Tinjau Infrastruktur Pulau Makian, Warga Sampaikan Kebutuhan Mendesak
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos datang ke Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu, 23 September 2026.
Kunjungan tersebut salah satunya berangkat dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD Maluku Utara, Muksin Amrin. Sherly mengaku Muksin berulang kali menyampaikan keluhan warga terkait kebutuhan pembangunan di Pulau Makian.
Sherly datang bersama Kepala Dinas PUPR Maluku Utara Risman Iriyanto Djafar dan jajaran, serta anggota DPRD Maluku Utara Muksin Amrin dan Aksandri Kitong.
Rombongan tiba di Dermaga Desa Dauri menggunakan dua speedboat. Kedatangan mereka disambut Camat Pulau Makian, jajaran Forkopimcam, para kepala desa dan masyarakat.
Penyambutan ditandai dengan pengalungan rantai kenari dan doa selamat. Para siswa juga menyambut kedatangan rombongan melalui tarian Togal.
Di hadapan masyarakat, Sherly sempat berseloroh soal kedatangannya ke Pulau Makian yang tidak lepas dari peran Muksin Amrin dalam menyampaikan aspirasi warga.
“Saya datang lihat mama, papa-papa dan adek-adek. Soalnya Pak Muksin setiap hari WhatsApp saya, teror saya. Katanya Pak Muksin diteror sama ibu-ibu di mana-mana,” ujar Sherly.
“Jadi Pak Muksin lanjut teror saya. Akhirnya datanglah sini,” sambungnya.
Sherly mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus mendengar kebutuhan mereka.
Usai penyambutan, Sherly bersama rombongan meninjau sejumlah infrastruktur di Desa Dauri. Kondisi jalan dan jembatan menjadi salah satu perhatian karena menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.
Setelah peninjauan, Sherly menghadiri kegiatan Pangan Murah sekaligus membuka ruang dialog dengan masyarakat.
Warga dipersilakan menyampaikan langsung kebutuhan di masing-masing desa untuk dicatat dan menjadi bahan pemerintah dalam melihat prioritas pembangunan.
“Ada apa yang mau dicurhat? Misalnya satu-satu. Kasih mic, jelas, nama desa, catat. Singkat, padat, jelas,” kata Sherly.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang masih menjadi persoalan di wilayah Pulau Makian.
Di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan serta ketersediaan air bersih.
Warga juga mengusulkan pembangunan jalan tani untuk menunjang aktivitas pertanian serta lapangan sepak bola sebagai fasilitas olahraga masyarakat.
Sherly meminta masyarakat menyampaikan kebutuhan secara langsung agar pemerintah dapat mengetahui kondisi riil di lapangan dan memetakan kebutuhan yang harus menjadi perhatian.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pemerintah provinsi untuk melihat dari dekat kondisi infrastruktur di wilayah kepulauan dan mendengar langsung aspirasi masyarakat Pulau Makian.
Dalam kunjungan itu, Sherly juga menyampaikan salam dari Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe yang tidak dapat ikut karena sedang berada di Bacan untuk menghadiri kegiatan bersama Bank Indonesia.
“Salam dari Pak Wagub. Nggak bisa ikut karena Pak Wagub kemarin ke Bacan. Ada kegiatan dengan Bank Indonesia,” ujarnya.
Sekadar diketahui, selain di Dauri, Gubernur Sherly dan rombongan juga mengunjungi Desa Rabutdaiyo dan singgah di Dermaga Desa Walo. Di Rabutdaiyo selain peninjauan infrastruktut juga pangan murah.