1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Organisasi

Samsir Hamajen Wakili Indonesia Timur di Panlih Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah

Oleh ,

Sekretaris Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku Utara, Samsir Hamajen, dipercaya mewakili zona Indonesia Timur dalam Panitia Pemilihan (Panlih) Muktamar ke-XIX Pemuda Muhammadiyah.

Samsir menjadi salah satu dari lima utusan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) yang ditetapkan sebagai Panlih Muktamar ke-XIX.

Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Nomor 1.5/026/1448 tentang Penetapan Personalia Panitia Pemilihan Muktamar ke-XIX Pemuda Muhammadiyah, Selasa, 22 September 2026.

SK tersebut diserahkan langsung Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, didampingi Sekretaris Jenderal Najih Prasetiyo dan Bendahara PP Pemuda Muhammadiyah Mahendra.

Dalam lampiran SK, Panlih Muktamar ke-XIX berjumlah delapan orang. Tiga merupakan utusan Pimpinan Pusat, yakni Ilham Pratama, Laode Azizul Kadir dan Sedek Rahman Bahta.

Sementara lima lainnya merupakan utusan PWPM, yakni Ahmad dari PWPM Sulawesi Selatan, Asnawir dari PWPM Kalimantan Utara, Ichsan Maulana dari PWPM Jawa Barat, Jahidin Hidayat Daulay dari PWPM Sumatra Utara dan Samsir Hamajen dari PWPM Maluku Utara.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla mengatakan, penyerahan SK tersebut menjadi tanda dimulainya tahapan menuju Muktamar ke-XIX Pemuda Muhammadiyah.

Panlih diberikan waktu selama enam bulan untuk menjalankan tugas hingga pelaksanaan Muktamar pada 2027.

“Panlih yang telah diserahkan SK ini bekerja selama enam bulan terhitung hari ini sampai pelaksanaan Muktamar 2027,” ujar Dzulfikar.

Ia meminta Panlih menjalankan tugas sesuai ketentuan organisasi, termasuk memperhatikan persyaratan calon formatur dan BAP ortom sebagaimana hasil Tanwir II di Bali.

Dzulfikar juga mengingatkan Panlih agar persoalan yang terjadi pada Muktamar sebelumnya di Yogyakarta tidak kembali terulang, khususnya terkait berita acara hasil muktamar.

“Kita berharap Panlih saat ini mampu menjalankan tugas dengan baik hingga Muktamar,” katanya.

Sementara itu, Samsir Hamajen mengatakan, keterlibatannya dalam Panlih merupakan mandat dari PWPM Maluku Utara setelah wilayah tersebut terpilih sebagai utusan zona Indonesia Timur dalam Tanwir II Pemuda Muhammadiyah di Bali pada Mei 2026.

Zona Indonesia Timur tersebut meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat Daya dan Papua Pegunungan.

Dari zona tersebut, PWPM Maluku Utara ditetapkan sebagai salah satu utusan Panlih Muktamar ke-XIX.

“PWPM Maluku Utara terpilih di zona Indonesia Timur untuk utusan Panlih Muktamar. Saya dimandatkan tugas oleh Ketua PWPM Maluku Utara Muhammad Fadly dan hari ini menerima SK sebagai Panlih Muktamar ke-XIX Pemuda Muhammadiyah,” ujar Samsir.

Dosen Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara itu mengatakan, dirinya akan menjalankan mandat tersebut selama enam bulan sesuai masa kerja Panlih.

Panlih selanjutnya akan mempersiapkan seluruh tahapan pemilihan menuju Muktamar ke-XIX Pemuda Muhammadiyah yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, pada 2027.

Berita Lainnya