1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pemerintah

Wagub Sarbin Buka Pelatihan JSN 45, Kepsek Diminta Perkuat Karakter Siswa

Oleh ,

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, meminta kepala sekolah memperkuat pembentukan karakter siswa melalui penanaman nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan.

Pesan itu disampaikan Sarbin saat membuka Pelatihan Calon Sosialisasi Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai 1945 (JSN 45) bagi kepala SMA, SMK dan SLB se-Maluku Utara di Ballroom Hotel Muara Ternate, Senin, 28 September 2026.

Kegiatan yang digelar DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Maluku Utara tersebut berlangsung selama enam hari, 28 September hingga 3 Oktober 2026. Sebanyak 30 kepala sekolah mengikuti pelatihan bertema “Pengabdian Tanpa Akhir, Dedikasi Tanpa Batas.”

Sarbin mengapresiasi DPD LVRI Maluku Utara yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan JSN 45 menjadi bagian dari upaya merawat sejarah, memperkuat karakter kebangsaan dan meneruskan nilai perjuangan para pendahulu kepada generasi muda.

Ia mengatakan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat mentransfer ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, sekolah menjadi ruang untuk membentuk disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepemimpinan, toleransi dan kerja sama.

“Karena itu kepala sekolah tidak hanya dituntut menjadi administrator pendidikan, tetapi harus menjadi pemimpin karakter dan teladan kebangsaan bagi seluruh warga sekolah,” tegas Sarbin.

Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini bukan hanya memastikan siswa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menjaga jati diri serta nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

“Perjuangan kita hari ini adalah memastikan anak-anak Maluku Utara memiliki pendidikan yang berkualitas, membangun generasi yang berkarakter, mencegah generasi muda kehilangan jati diri, dan memastikan kemajuan teknologi tidak membuat mereka kehilangan nilai kemanusiaan dan kebangsaan,” ujarnya.

Sarbin menegaskan, nilai perjuangan 1945 tidak boleh berhenti sebagai bagian dari sejarah. Nilai tersebut harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui etos belajar, bekerja, melayani dan membangun bangsa.

“Inilah makna Semangat 45 dalam konteks kekinian,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat semangat kebangsaan melalui Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945, yang dipadukan dengan nilai agama serta kearifan lokal.

Sarbin berharap kepala sekolah dapat menjadi benteng utama pembentukan karakter kebangsaan di satuan pendidikan. Ia juga mengajak sekolah membudayakan penghormatan terhadap simbol-simbol kebangsaan, termasuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan khidmat setiap pukul 10.00 WIT.

Sementara itu, Ketua DPD LVRI Maluku Utara, Brigjen TNI Purn. Karel Albert Ralahalu, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Kerja DPP LVRI periode 2022-2027 tentang pewarisan JSN 45.

Peserta berjumlah 30 kepala SMA, SMK dan SLB se-Maluku Utara. Mereka mengikuti pelatihan bersama tim pelatih dan panitia sebanyak 43 orang dari DPP LVRI Jakarta dan DPD LVRI Maluku Utara.

Materi pelatihan meliputi Pedoman Pewarisan JSN 45, Pancasila dan UUD 1945, Ketahanan Nasional, Sejarah Perjuangan Kemerdekaan RI, Nilai-Nilai Kejuangan 45, pengantar diskusi dan praktik sosialisasi, serta teknik kerangka sosialisasi.

Pelatihan menggunakan metode diskusi kelas kecil, sedang dan besar, praktik sosialisasi, pre-test, post-test dan evaluasi. Dukungan konsumsi, akomodasi, transportasi serta perlengkapan pelatihan didukung penuh Kementerian Pertahanan RI.

Pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda Maluku Utara, perwakilan Kesultanan Ternate, Ketua MUI Maluku Utara Samlan Hi. Ahmad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah, Karo Adpim Setda Maluku Utara M. Ali Fataruba, para veteran serta jajaran LVRI.

Berita Lainnya