Pemerintah
Prabowo Reshuffle Kabinet, Putra Ternate Saleh Mustafa Jadi Wamentan
Putra Ternate, Maluku Utara, Muhammad Saleh Mustafa mendapat jabatan baru di pemerintahan pusat. Presiden Prabowo Subianto melantik Saleh sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Saleh dilantik bersama 17 pejabat lainnya dalam agenda yang mencakup pergantian sejumlah posisi menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga negara hingga Kapolri dan Wakapolri.
Dalam reshuffle tersebut, Prabowo juga melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
Sementara itu, Komjen Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Saleh Mustafa menjadi salah satu nama yang mendapat penugasan baru. Ia ditunjuk sebagai Wamentan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Bagi Maluku Utara, pengangkatan Saleh memiliki catatan tersendiri. Ia lahir di Ternate pada 14 Maret 1969 dan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991.
Perjalanan karier Saleh lebih banyak dihabiskan di lingkungan TNI Angkatan Darat. Ia berasal dari kecabangan Infanteri dan memiliki pengalaman panjang di Kopassus, Kostrad serta sejumlah satuan dan komando strategis TNI AD.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya. Saleh pernah menjabat Komandan Grup 1 Kopassus pada 2012-2013, kemudian Asops Kasdam Iskandar Muda, Pasis Sesko TNI dan Pamen Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan.
Kariernya berlanjut sebagai Danrem 132/Tadulako pada 2016-2017. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Wadanpussenif Kodiklat TNI AD hingga kemudian menjabat Kasdam Jayakarta pada 2019-2021.
Pada 2021, Saleh mendapat penugasan sebagai Kaskogabwilhan II. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Kodam XVII/Cenderawasih sebagai Pangdam.
Saat bertugas di Papua, Saleh turut terlibat dalam penanganan operasi pembebasan pilot Susi Air, Philip Mehrtens, yang disandera kelompok bersenjata di Papua. Philip kemudian dibebaskan pada September 2024.
Saleh juga memiliki pengalaman dalam operasi di Poso. Ia pernah terlibat dalam Operasi Tinombala, yang kemudian dilanjutkan dengan Operasi Madago Raya dalam penanganan kelompok Mujahidin Indonesia Timur.
Setelah kembali dari Papua, karier Saleh berlanjut ke sejumlah posisi strategis. Pada 2023, ia dipercaya menjadi Pa Sahli Tingkat III Kasad Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba, kemudian Kepala Staf Kostrad dan Pangkostrad.
Ia selanjutnya menjabat Inspektur Jenderal TNI sebelum dipercaya sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat.
Kini, setelah puluhan tahun berkarier di lingkungan militer, Saleh Mustafa mendapat penugasan baru di pemerintahan sipil sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Pelantikan tersebut sekaligus membawa putra Ternate itu ke lingkup pemerintahan pusat, dengan tugas membantu Menteri Pertanian dalam menjalankan program dan kebijakan di sektor pertanian nasional.