1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Industri

Dari Kampus ke IWIP, Mahasiswa Unkhair Belajar Langsung di Dunia Industri

Oleh ,

Pengalaman mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dalam memahami dunia kerja tidak lagi hanya berlangsung di ruang kuliah.

Melalui program magang di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), mereka mendapat kesempatan belajar sekaligus terlibat langsung dalam aktivitas industri.

Program tersebut mempertemukan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lapangan. Mahasiswa tidak hanya mengamati pekerjaan, tetapi juga mengikuti sejumlah aktivitas sesuai bidang yang mereka tekuni.

Pengalaman itu dirasakan Iwan Pratama Bumi Laksana, mahasiswa semester VII Program Studi Teknik Sipil Unkhair yang menjalani magang di Departemen Mining, khususnya Divisi Struktur.

Selama magang, Iwan mempelajari berbagai pekerjaan, mulai dari menganalisis gambar hingga mengamati proses pekerjaan secara langsung di lapangan.

“Selama kuliah, kita lebih banyak mendapatkan teori, perhitungan, dan juga tugas. Saya ingin melihat bagaimana ilmu yang selama ini dipelajari itu diterapkan ketika sudah berhadapan dengan kondisi pekerjaan yang sebenarnya,” ujar Iwan sesuai keterangan resmi yang diterima halmaherapost.com.

Tak hanya berada di Divisi Struktur, Iwan juga mendapat kesempatan melihat aktivitas di divisi lain, seperti Geoteknik, Survei, dan Operasi.

Mahasiswa Unkhair, didampingi pembimbing saat melakukan aktivitas di lapangan. Foto: Afizal TBA

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan gambaran lebih luas mengenai hubungan antardivisi dalam menjalankan pekerjaan di lingkungan industri.

Ia juga menemukan bahwa kondisi di lapangan tidak selalu sama dengan teori maupun contoh soal yang dipelajari di kampus.

Pengetahuan akademik, kata Iwan, tetap menjadi dasar. Namun, penerapannya membutuhkan kemampuan memahami kondisi nyata dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pekerjaan.

“Ketika sudah masuk ke dunia kerja, kita juga perlu punya skill untuk memahami kondisi yang sebenarnya dan bisa menyesuaikan penerapan ilmu tersebut,” katanya.

Pengalaman serupa dirasakan Afizal M. Adjaran, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Unkhair yang menjalani magang di Business Unit of Power Plant (BUPP) IWIP.

Kegiatan Afizal diawali dengan mengikuti safety briefing. Setelah itu, ia terlibat dalam sejumlah aktivitas operasional, seperti memantau performa pembangkit, mencatat parameter operasional, melakukan inspeksi rutin peralatan, hingga membantu penyusunan laporan operasional harian.

Dari keterlibatan tersebut, Afizal dapat melihat langsung penerapan ilmu kelistrikan yang sebelumnya dipelajari secara teoritis di kampus.

Ia antara lain mengamati proses kerja turbin, sinkronisasi generator dengan sistem grid, serta sistem proteksi kelistrikan.

Proses reparasi Grinding Ring. Foto: Afizal TBA

Sebelum menjalani magang, Afizal mengira pengalaman di industri berskala besar lebih banyak diisi dengan kegiatan observasi. Namun, pengalaman yang dijalaninya justru berbeda.

“Saya merasa keterlibatan kerja secara langsung dan nyata. Bukan hanya sekadar hadir, datang, duduk, pulang,” ujar Afizal.

Bagi Iwan dan Afizal, pengalaman magang di IWIP tidak hanya memperkaya kemampuan teknis. Keduanya juga mendapat pembelajaran mengenai disiplin, komunikasi, tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Iwan mengaku kini lebih terbiasa melihat pekerjaan dari sisi kondisi nyata di lapangan. Ia juga merasa lebih percaya diri untuk berkomunikasi dan bertanya ketika menemukan hal yang belum dipahami.

Sementara Afizal mengaku menjadi lebih disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Ia juga semakin memahami pentingnya menjalankan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri.

General Manager HRD PT IWIP, Roslina Sangaji, mengatakan program magang tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

“Kami berharap program magang ini dapat berjalan dengan baik, memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi para peserta, serta menjadi awal terbangunnya hubungan yang positif antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Roslina.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam lingkungan industri menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya mahasiswa dari perguruan tinggi lokal.

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih nyata mengenai dunia profesional sebelum menyelesaikan pendidikan.

Pengalaman di IWIP pun menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kemampuan teknis yang diperoleh di kampus perlu berjalan beriringan dengan kedisiplinan, komunikasi, kerja sama, keselamatan kerja, dan kemampuan beradaptasi.

Bekal tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa Unkhair lebih siap ketika nantinya benar-benar memasuki dunia kerja.

Berita Lainnya