1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Sosial

Nelayan Morotai yang Terdampar di Cina Akhirnya Kembali ke Kampung

Oleh ,

Kamaludin Bunga alias Foni (41), nelayan asal Desa Sambiki, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, akhirnya kembali ke kampung halaman dengan selamat setelah sempat dilaporkan hilang saat melaut hingga terdampar di Cina.

Foni tiba di Pulau Morotai pada Senin, 19 Oktober 2026 pagi menggunakan kapal laut Holly Mary. Kedatangannya dijemput oleh pihak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai sebelum diserahkan kembali kepada keluarganya di Desa Sambiki.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai, Alhadar Djaguna, membenarkan kepulangan nelayan tersebut.

“Iya, sudah tiba tadi pagi dan sudah dikembalikan ke pihak keluarga di Desa Sambiki,” kata Alhadar.

Ia memastikan Foni tiba di Pulau Morotai dalam kondisi sehat dan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Cina menuju Indonesia.

Menurut Alhadar, Foni tiba di Cina pada 14 Oktober 2026. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan ke Jakarta, kemudian ke Ternate, sebelum akhirnya kembali ke Pulau Morotai.

“Iya, tiba di Pulau Morotai dengan kondisi selamat dan sehat. Dia tiba di China tanggal 14, kemudian ke Jakarta, ke Ternate, dan langsung ke Pulau Morotai,” ujarnya.

Alhadar menjelaskan, kepulangan Foni merupakan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui BPBD Pulau Morotai, Basarnas Pulau Morotai, dan TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Koordinasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan Foni dapat kembali ke daerah asalnya setelah mengalami kejadian saat melaut hingga berada di Cina.

Kini, Foni telah kembali berkumpul bersama keluarganya di Desa Sambiki. Kepulangannya mengakhiri penantian keluarga setelah sebelumnya ia dilaporkan hilang saat melaut.

Dengan kepulangan tersebut, Foni dapat kembali ke tengah keluarga dalam keadaan selamat setelah menempuh perjalanan dari Cina menuju Pulau Morotai.

Berita Lainnya