1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Parpol

Ardian Idhan Buktikan Pemimpin Kekinian, Raup 10 Dukungan di Musda Golkar

Oleh ,

Ardian Idhan membuktikan tagline Pemimpin Kekinian dengan terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate periode 2026–2030.

Dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD II Partai Golkar Kota Ternate, Kamis, 22 Oktober 2026, Ardian mengantongi 10 dukungan sah, unggul dari rivalnya, Makmur Gamgulu, yang memperoleh tiga suara.

Penetapan Ardian diumumkan Arifin Jafar, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara sekaligus pimpinan panitia Musda VII, setelah forum yang sebelumnya diskorsing kembali dilanjutkan di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kota Ternate.

Hasil tersebut menandai babak baru kepemimpinan Golkar Ternate. Ardian kini mengemban tanggung jawab untuk memperkuat konsolidasi organisasi, merangkul seluruh kader, dan membawa partai lebih dekat dengan masyarakat.

Bagi Ardian, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil kontestasi internal partai. Ia menilai terpilihnya dirinya menjadi pembuktian bahwa generasi muda memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi politik, tanpa harus dibatasi oleh faktor senioritas.

Mengusung tagline Pemimpin Kekinian, Ardian ingin menunjukkan bahwa anak muda tidak hanya berperan sebagai pelengkap dalam organisasi, tetapi juga mampu mengambil tanggung jawab kepemimpinan dengan gagasan dan pendekatan yang berbeda.

“Dengan tagline saya, ‘Pemimpin Kekinian’, ini bukan hanya sebatas slogan yang saya sampaikan, tetapi pembuktian yang sudah saya berikan. Saya ingin menyampaikan bahwa tidak selamanya dunia politik hanya bisa dipimpin oleh senioritas. Junior juga bisa memimpin dengan warna kepemimpinan yang berbeda,” ujar Ardian.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para pengurus dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan selama proses Musda berlangsung. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan menuju kepemimpinan baru Golkar Kota Ternate.

Siapkan Program Sosial untuk Masyarakat

Setelah terpilih, Ardian menegaskan komitmennya untuk memperkuat kehadiran Partai Golkar di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

Ia menginginkan aktivitas partai tidak hanya terlihat ketika menjelang kontestasi politik, tetapi juga berlangsung secara konsisten melalui program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Di bawah kepemimpinan saya, bersama teman-teman pengurus, kami akan turun langsung ke masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Bukan nanti hanya pada saat momen politik. Mulai besok dan seterusnya, kami ingin Golkar hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Ardian, partai politik harus membuktikan keberadaannya melalui kerja nyata. Karena itu, kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat akan menjadi bagian dari arah kepemimpinannya bersama jajaran pengurus.

Selain itu, ia menyebut pembaruan struktur organisasi sebagai salah satu agenda awal. Kepengurusan yang ada tetap berjalan, dengan penyesuaian struktur untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan efektivitas kerja organisasi.

Pembaruan tersebut diharapkan mampu membangun kerja kolektif yang lebih solid sekaligus memastikan program partai berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Ajak Kader Tinggalkan Perbedaan

Di tengah dinamika Musda VII, Ardian juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan solidaritas seluruh kader Golkar Ternate.

Ia menilai perbedaan pilihan dalam kontestasi organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh berkembang menjadi permusuhan yang justru melemahkan kekuatan internal partai.

“Pascamusda VII DPD II Partai Golkar Kota Ternate, kita tetap satu untuk membesarkan Golkar ke depan. Dalam sebuah pertarungan, perbedaan itu hal biasa. Namun, tidak ada kebencian yang harus kita tanamkan. Partai Golkar harus mengutamakan solidaritas, bukan saling membenci atau menyimpan dendam satu sama lain,” tegas Ardian.

Ia mengajak seluruh kader untuk kembali menyatukan langkah dan bekerja bersama demi membesarkan Partai Golkar, terlepas dari perbedaan dukungan selama proses pemilihan berlangsung.

Terpilihnya Ardian dengan 10 dukungan sah menjadi modal awal untuk menjalankan agenda kepemimpinan hingga 2030. Namun, tantangan berikutnya adalah menerjemahkan mandat Musda menjadi program konkret, memperkuat struktur organisasi, serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

Tagline Pemimpin Kekinian kini harus dibuktikan melalui kerja nyata, konsistensi, dan pengabdian. Kepemimpinan baru Golkar Ternate tidak hanya dituntut mampu merangkul seluruh kader, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Kemenangan dalam Musda menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Bagi Ardian, pembuktian kepemimpinan tidak berhenti pada perolehan dukungan di ruang sidang, tetapi berlanjut melalui kerja organisasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Ternate.

Berita Lainnya