Agenda
Pramuka dan Warga Kompak Meriahkan Pra Morofest 2026
Ribuan warga bersama anggota Gerakan Pramuka memeriahkan Pra Morotai Festival (Morofest) 2026 di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Sabtu malam, 24 Oktober 2026.
Kegiatan yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai ini menjadi bagian dari upaya menyukseskan Morotai Festival 2026 melalui kolaborasi organisasi kepemudaan, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Pra Morofest 2026 menghadirkan penyanyi asal Maluku Utara, Alan Darmawan, serta One Step Band yang dikoordinasikan oleh Event Organizer (EO) Morotai Project. Penampilan keduanya menghibur masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Antusiasme warga menunjukkan besarnya dukungan terhadap agenda pariwisata daerah. Keterlibatan anggota Pramuka juga menjadi wujud partisipasi generasi muda dalam mempromosikan potensi wisata dan melestarikan budaya lokal Pulau Morotai.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai.
Keduanya menyampaikan dukungan terhadap keterlibatan Gerakan Pramuka dan masyarakat dalam menyukseskan agenda pariwisata tersebut.
Dalam sambutannya, Rio Christian Pawane menekankan pentingnya kebersamaan dan partisipasi masyarakat untuk menyukseskan Morotai Festival 2026.
Menurut Rio, kegiatan yang melibatkan organisasi kepemudaan dan masyarakat dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mendorong kreativitas generasi muda, serta memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan Pulau Morotai kepada masyarakat luas.
Ia juga mengapresiasi Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai yang telah menyelenggarakan perkemahan bakti, Lomba Mabicab Cup II, serta Pra Morofest 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah.
Rio berharap keterlibatan Gerakan Pramuka dan masyarakat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah.
“Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat, Morotai Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengapresiasi partisipasi anggota Pramuka dalam mendukung pembangunan dan promosi daerah.
Umar Ali mengatakan, keterlibatan anggota Pramuka merupakan wujud nyata peran organisasi kepemudaan dalam menyukseskan kegiatan pemerintah, sekaligus mendorong semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, partisipasi Pramuka dalam Pra Morofest 2026 menunjukkan bahwa organisasi kepanduan tidak hanya berfokus pada pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial, budaya, dan promosi potensi daerah.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk memperkuat kerja sama, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Pulau Morotai.
Umar Ali juga berharap kemeriahan Pra Morofest 2026 memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama melalui peningkatan aktivitas ekonomi selama rangkaian festival berlangsung.
“Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, Pra Morotai Festival 2026 diharapkan mampu menciptakan suasana kebersamaan yang aman dan tertib, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Pulau Morotai,” harapnya.
Morotai Festival 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata bahari, peninggalan sejarah Perang Dunia II, dan kekayaan budaya Pulau Morotai kepada khalayak yang lebih luas.
Melalui sinergi pemerintah daerah, Gerakan Pramuka, dan masyarakat, festival ini juga diharapkan membuka peluang bagi pelaku UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.