1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Infrastruktur

Progres Lima Proyek Jalan dan Jembatan di Maluku Utara Capai Target!

Oleh ,

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara mencatat progres fisik lima paket pekerjaan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan di Kabupaten Halmahera Selatan dan Halmahera Timur berkisar 73,21 hingga 90 persen.

Plt. Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, menguraikan capaian tersebut berdasarkan data progres pekerjaan Tahun Anggaran 2026.

Lima paket pekerjaan itu terdiri atas pembangunan Jembatan Ake Dolik, Jembatan Ake Bibinoi, dan Jalan Ruas Busale di Halmahera Selatan. Sementara di Halmahera Timur, pekerjaan meliputi pembangunan Jalan Ruas Ekor–SP4 Kobe serta rekonstruksi Jalan Ruas Tabadamai–Ekor.

Jembatan Bibinoi. Foto: Dok PUPR

“Progres pekerjaan jalan dan jembatan di Halmahera Selatan dan Halmahera Timur terus berjalan. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Risman.

Di Halmahera Selatan, pembangunan Jalan Ruas Busale mencatat progres fisik tertinggi, yakni 90 persen, dengan realisasi keuangan 80 persen. Paket tersebut memiliki nilai anggaran Rp3,843 miliar berdasarkan data yang tersedia.

Jalan Busale. Foto: Dok PUPR

Sementara itu, pembangunan Jembatan Ake Dolik pada ruas Saketa–Dehepodo mencatat progres fisik 85 persen dan realisasi keuangan 50 persen. Proyek dengan nilai anggaran Rp13,067 miliar itu memiliki panjang penanganan 70 meter.

Adapun pembangunan Jembatan Ake Bibinoi mencatat progres fisik 73,99 persen dan realisasi keuangan 65 persen. Proyek dengan nilai anggaran Rp13,067 miliar tersebut memiliki panjang penanganan 40 meter.

Jembatan Dolik. Foto: Dok PUPR

Dua Paket Pekerjaan di Halmahera Timur

Di Halmahera Timur, pembangunan Jalan Ruas Ekor–SP4 Kobe mencatat progres fisik dan realisasi keuangan masing-masing 85 persen.

Paket dengan nilai anggaran Rp72,5 miliar itu memiliki panjang ruas 29,89 kilometer, dengan panjang penanganan mencapai 14,70 kilometer.

Jalan Tabadamai - Kobe. Foto: Dok PUPR

Sementara itu, rekonstruksi Jalan Ruas Tabadamai–Ekor mencatat progres fisik 73,21 persen dan realisasi keuangan 55 persen. Pekerjaan dengan nilai kontrak Rp10,524 miliar tersebut mencakup penanganan sepanjang 10 kilometer dari total panjang ruas 17 kilometer.

"Perbedaan capaian fisik dan realisasi keuangan pada sejumlah paket menjadi bagian dari pemantauan pelaksanaan pekerjaan. Karena itu, perkembangan setiap proyek perlu dilihat berdasarkan lingkup pekerjaan dan tahapan pelaksanaannya," tandas Risman.

Berita Lainnya