Cuaca
Ternate Tak Masuk Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang BMKG
Kota Ternate tidak masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca di Provinsi Maluku Utara, Selasa, 27 Oktober 2026.
Dalam informasi peringatan dini yang diperbarui pukul 12.00 WIT, BMKG menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat mulai terjadi pukul 12.32 WIT di sejumlah wilayah Maluku Utara.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Ibu Selatan di Kabupaten Halmahera Barat; Kecamatan Maba Selatan, Maba Utara, dan Kota Maba di Kabupaten Halmahera Timur; Kecamatan Morotai Selatan Barat di Kabupaten Pulau Morotai; serta Kecamatan Oba Utara di Kota Tidore Kepulauan dan sekitarnya.
BMKG juga memperingatkan potensi perluasan hujan ke sejumlah wilayah lainnya.
Di Kabupaten Halmahera Barat, hujan berpotensi meluas ke Kecamatan Sahu Timur. Di Kabupaten Halmahera Tengah, wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Kecamatan Weda Utara, Patani Barat, dan Weda Timur.
Sementara di Kabupaten Halmahera Utara, potensi hujan dapat meluas ke Kecamatan Galela Utara dan Kao Barat.
Di Kabupaten Halmahera Timur, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Maba, Wasile Selatan, Wasile Utara, dan Maba Tengah.
Potensi perluasan hujan juga mencakup Kecamatan Morotai Selatan dan Morotai Timur di Kabupaten Pulau Morotai, serta Kecamatan Oba Tengah di Kota Tidore Kepulauan dan sekitarnya.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 14.30 WIT.
Dalam daftar wilayah yang tercantum pada peringatan dini tersebut, Kota Ternate tidak disebut sebagai daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga diimbau berhati-hati apabila terjadi hujan disertai petir maupun angin kencang di wilayah masing-masing.