Pemerintah

Buka CSS 2025, Wagub Maluku Utara Ajak Kepala Daerah Wujudkan Sanitasi Aman

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan City Sanitation Summit 2025 di Ternate. Foto: Halmaherapost.com

Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi membuka City Sanitation Summit (CSS) XXIII Tahun 2025 di Kota Ternate, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh kepala daerah untuk bergandeng tangan mewujudkan sanitasi aman dan berkelanjutan di Indonesia.

“CSS bukan sekadar forum seremonial, tetapi menjadi ruang kolaborasi bagi daerah untuk berbagi pengalaman, ide, dan praktik terbaik. Mari kita bergandeng tangan demi terwujudnya sanitasi berkelanjutan,” ujarnya.

Wagub Malut menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Pusat yang mempercayakan Ternate sebagai tuan rumah, serta kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate yang telah menyiapkan agenda nasional ini dengan maksimal.

Ia menekankan bahwa CSS 2025 sejalan dengan komitmen pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menargetkan 100 persen akses air bersih dan sanitasi aman pada 2045 menuju Indonesia Emas.

Meski demikian, Sarbin mengingatkan masih banyak tantangan yang harus diselesaikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa akses sanitasi layak di Indonesia belum merata, hanya mencapai 83,60% secara keseluruhan, dengan perkotaan sebesar 84,6%, sementara pedesaan tertinggal jauh di bawahnya. Masih ada sekitar 16,40% rumah tangga yang belum memiliki akses sanitasi layak.

Selain itu, ia menyoroti meningkatnya persoalan sampah di perkotaan. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur dan regulasi yang memadai, sedangkan sektor swasta dapat berperan melalui inovasi, teknologi, dan investasi.

“Sanitasi dan pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap CSS 2025 dapat melahirkan rekomendasi konkret yang bisa diterapkan di masing-masing daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar, dan para kepala daerah kembali dengan semangat baru untuk melakukan perbaikan demi kemajuan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga