Agenda

Cegah Kecelakaan Laut, POSSI Maluku Utara Gelar Pelatihan BLS di Pesisir Jikomalamo

M. Rahmi Husen. Foto: Halmaherapost.com

Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Maluku Utara menggelar pelatihan Basic Life Support (BLS) bagi korban tenggelam serta sosialisasi biota laut berbahaya di pesisir Pantai Jikomalamo, Kota Ternate, Sabtu, 13 Desember 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, para penyelam, serta komunitas freedive yang beraktivitas di kawasan pesisir tersebut.

Ketua POSSI Maluku Utara, M. Rahmi Husen, mengatakan pelatihan BLS sangat penting sebagai upaya pencegahan dan penanganan awal kecelakaan laut, mengingat masih sering terjadi kasus korban tenggelam di wilayah Kota Ternate.

“Pertolongan pertama pada kecelakaan laut, terutama korban tenggelam, ini sangat penting. Dalam beberapa waktu terakhir di Kota Ternate kembali terjadi insiden kecelakaan laut yang berakhir meninggal dunia, terakhir di kawasan Pantai Falajawa,” ujar Rahmi.

Ia menyebutkan, berdasarkan catatan yang ada, kasus kecelakaan laut dengan korban meninggal dunia telah terjadi belasan kali. Namun hingga kini, kata dia, belum terlihat langkah konkret dari pemerintah daerah dalam upaya pencegahan.

Pose bersama Pengurus POSSI Maluku Utara dengan para peserta. Foto: Halmaherapost.com

“Menurut catatan media, sudah dua belas kasus serupa terjadi. Namun Pemkot belum bersikap. Seolah-olah ini dianggap sebagai takdir,” katanya.

Ia menilai, dengan banyaknya korban jiwa akibat kecelakaan laut, sudah seharusnya ada langkah antisipatif yang serius dari pemerintah daerah.

“Dengan kecelakaan yang sudah memakan korban cukup banyak, mestinya ada langkah antisipasi dari Pemda,” tegasnya.

Karena itu, POSSI Maluku Utara mengambil inisiatif untuk menggelar pelatihan BLS sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan bagi masyarakat pesisir.

“Makanya kami dari POSSI Maluku Utara melaksanakan kegiatan ini sebagai langkah antisipasi. Agar bapak dan ibu di Jikomalamo, baik yang melakukan freedive maupun aktivitas lainnya, setelah mengikuti pelatihan ini sudah bisa melakukan pertolongan pertama,” jelasnya.

Suasana kegiatan pelatihan POSSI Maluku Utara. Foto: Halmaherapost.com

Ia menambahkan, kemampuan pertolongan pertama sangat berkaitan langsung dengan keselamatan nyawa manusia, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir.

“Kalau binatang yang jatuh ke laut saja kita berupaya maksimal untuk menyelamatkannya, apalagi manusia. Masyarakat pesisir harus memiliki pengetahuan terkait pertolongan pertama,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini akan digelar sebanyak dua kali. Selain di Pantai Jikomalamo, pelatihan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Pantai Falajawa, pada Minggu, 21 Desember 2025.

Dalam pelatihan tersebut, selain menerima materi dari para narasumber, peserta juga langsung diajak melakukan praktik pertolongan pertama. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai jenis biota laut berbahaya yang berpotensi mengancam keselamatan di perairan pesisir.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga