Dr. Graal Awasi Realisasi Program Benih Kementerian Pertanian untuk Maluku Utara

Dr. R. Graal Taliawo bersama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian. Foto: Dok Pribadi

Anggota DPD RI dapil Maluku Utara, Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si., terus mengawal program distribusi benih Kementerian Pertanian agar tepat sasaran bagi petani di wilayahnya. Program tahun ini melibatkan 136 kelompok tani di 83 desa dengan total 22.500 kg benih jagung pipil.

Temuan Lapangan

Dalam kunjungan pengawasan, Dr. Graal menemukan beberapa kendala yang dihadapi petani di Maluku Utara, antara lain penurunan jumlah petani dan produksi pertanian, kebutuhan bibit unggul yang belum terpenuhi, hilirisasi sektor pertanian yang belum maksimal, serta kekurangan prasarana dan sarana produksi, termasuk jalan tani.

“Sebagai perwakilan daerah di pusat, saya berupaya membuka akses program pemerintah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Maluku Utara,” ujar Dr. Graal.

Bibit jagung yang siap diserahkan kepada kelompok tani di Halmahera Utara. Foto: Dok Pribadi

Program CPCL: Mekanisme Berjenjang

Program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dilakukan secara bertahap. Calon penerima, berupa kelompok tani, mengajukan proposal ke Pemerintah Kabupaten. Proposal diverifikasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten dan Provinsi, kemudian diseleksi oleh Kementerian Pertanian.

“Kepala Dinas Pertanian Halmahera Utara memberitahu kami bahwa mereka sudah mengusulkan program ini sejak Februari 2025, namun belum mendapat jawaban hingga September 2025. Mereka meminta agar program diawasi agar segera terealisasi,” jelas Dr. Graal.

Koordinasi dan Pengawasan

Menindaklanjuti pengusulan tersebut, Dr. Graal menyerahkan berkas CPCL kepada Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Ia menegaskan perannya sebagai pengawas, bukan pelaksana program.

“Saya awasi program ini sejak awal: mulai pengajuan, pengadaan, hingga pendistribusian ke tangan kelompok tani. Anggota dewan tidak bertugas membawa program, tapi mengawasi agar program tepat sasaran,” jelas Dr. Graal, lulusan Doktoral Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Setelah proses persiapan, benih dikirim pada 20 November 2025 dan tiba di Halmahera Utara pada 8 Desember 2025. Pada 11 Desember 2025, benih mulai disalurkan ke kelompok tani.

Respons Kepala Dinas Pertanian dan kelompok tani atas realisasi program

Kepala Dinas Pertanian Halmahera Utara, Piet Hein Onthony, menyampaikan apresiasi atas realisasi program tersebut.

“Dukungan Kementerian Pertanian luar biasa. Masyarakat sudah menunggu benih ini, dan hari ini kami menerima 22.500 kg benih. Selama tiga tahun terakhir, program ini selalu tertunda. Setelah ada perhatian Pak Graal, penyaluran lebih cepat dari yang kami harapkan,” ujar Piet Hein.

“Kami berharap Pak Graal selalu mendampingi dan mengawasi agar program benar-benar sesuai usulan dan sampai ke tangan petani,” tandasnya.

Para penerima program juga menyampaikan terima kasih. Semuel Ratuilwally dari kelompok tani Komang Jaya mengatakan, mudah-mudahan apa yang diberikan ini bermanfaat dan membantu kehidupan mereka ke depan, terutama kelompok tani di Halmahera Utara.

Sementara Ketua Kelompok Tani Jobubu Mekar, Don Yuan menambahkan bahwa mereka juga telah menerima benih jagung.

"Kami sangat berterima kasih kepada Dr. Graal yang mengawasi program ini hingga sampai ke tangan kami," pungkasnya.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga