Cegah Bunuh Diri Sejak Dini, Omah Psikologi Malut Gaungkan Program “Sekolah Aman Mental”

LSM Omah Psikologi Maluku Utara menggelar kegiatan psikoedukasi di Halmahera Utara. Foto: ist

LSM Omah Psikologi Maluku Utara menggelar kegiatan psikoedukasi bertajuk “Sekolah Aman Mental: Mencegah Bunuh Diri Melalui Dukungan Guru dan Teman.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025, bertempat di Hotel Elizabeth, dan dihadiri oleh para pendidik, pemerhati pendidikan, serta pemangku kepentingan terkait.

Dalam kegiatan tersebut, Omah Psikologi menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yakni Ibu Rany Monika Purba, M.Psi., Psikolog, perwakilan dari HIMPSI Maluku Utara, serta Bapak Jecky Palpially, S.Pd., M.M, Kepala Bidang di Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Utara.

Psikoedukasi ini diselenggarakan sebagai respons terhadap meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental peserta didik, yang kini menjadi isu krusial dalam dunia pendidikan modern.

Berbagai tantangan seperti tekanan akademik, perundungan (bullying), kekerasan verbal, masalah keluarga, hingga rendahnya kemampuan mengelola emosi kerap memicu stres berat bahkan depresi pada siswa.

Sekolah, sebagai ruang utama pembentukan karakter generasi muda, memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik.

Melalui konsep “sekolah aman mental”, Omah Psikologi mendorong pendekatan komprehensif yang mencakup peningkatan literasi kesehatan mental, pembangunan sistem dukungan di sekolah, serta pembekalan guru dan siswa dengan keterampilan pencegahan risiko psikologis.

Program ini diharapkan mampu melahirkan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aman secara emosional, sosial, dan psikologis. Dengan dukungan guru dan teman sebaya, risiko perilaku menyimpang hingga tindakan bunuh diri dapat ditekan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Omah Psikologi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan sekolah yang bebas kekerasan, mendukung perkembangan emosional siswa, serta membangun ketangguhan psikologis generasi penerus bangsa.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga