Rakerwil NasDem Maluku Utara Hasilkan Rekomendasi Strategis Politik
Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis politik.
Rakerwil tersebut dirangkaikan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW Partai NasDem Maluku Utara dan dihadiri langsung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.
Koordinator Wilayah (Korwil) Maluku dan Maluku Utara DPP Partai NasDem, Helmi Umar Muchsin, mengatakan rekomendasi Rakerwil mencakup berbagai isu strategis, termasuk merespons wacana sistem pemilihan yang saat ini menjadi diskursus nasional.
“Rakerwil membahas sejumlah isu strategis, salah satunya wacana sistem pemilihan yang berkembang di tingkat nasional,” kata Helmi kepada halmaherapost.com, Minggu, 11 Januari 2026.
Menurut Helmi, pembahasan dalam Rakerwil didasarkan pada dua faktor utama, yakni arahan Ketua Umum Partai NasDem serta hasil pemetaan dan diagnosis kondisi sosial politik di Maluku Utara.
“Pesan-pesan Ketua Umum dan pembacaan kondisi sosial politik Maluku Utara telah kami petakan dan diagnosis. Ini menjadi bekal bagi DPW untuk menyusun langkah-langkah strategis politik agar elektoral partai semakin baik ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, salah satu target utama DPP adalah mengembalikan kursi DPR RI dari daerah pemilihan Maluku Utara. Selain itu, Partai NasDem juga menargetkan penambahan kursi di tingkat DPRD provinsi serta kabupaten/kota.
Terkait sistem pemilihan, Helmi menjelaskan Rakerwil juga mencermati dinamika politik nasional, mulai dari opsi sistem pemilihan tertutup, terbuka, hingga sistem hibrida.
“Tiga opsi tersebut menjadi bahan kajian yang kemudian dirumuskan sebagai rekomendasi untuk disampaikan ke DPP,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW Partai NasDem Maluku Utara menyampaikan seluruh kader yang mengikuti Rakerwil dibekali materi strategis terkait penguatan organisasi dan pemetaan kondisi sosial politik daerah.
“Kami melakukan diagnosis masalah dan pemetaan dengan melibatkan sejumlah akademisi, di antaranya Prof. Gufran Ali Ibrahim, Dr. Asis Hasyim, dan Dr. Faisal,” ungkapnya.
Dalam Rakerwil tersebut juga muncul rekomendasi tambahan berupa usulan perubahan nomenklatur provinsi, yakni menjadi Provinsi Moloku Kie Raha dan Provinsi Halmahera Kepulauan.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW Partai NasDem Maluku Utara, Muhlis Tapi Tapi, menjelaskan Rakerwil dilaksanakan melalui sidang-sidang komisi yang kemudian melahirkan rekomendasi final.
“Seluruh rekomendasi ini akan menjadi dasar untuk memperkuat kembali struktur kepengurusan Partai NasDem Maluku Utara hingga ke tingkat DPC,” kata Muhlis.
Di akhir kegiatan, Helmi Umar Muchsin menegaskan kehadiran langsung jajaran DPP dalam seluruh rangkaian kegiatan merupakan bentuk keseriusan partai terhadap Maluku Utara.
“Saya sudah 13 tahun di Partai NasDem, dan baru kali ini jajaran DPP memantau langsung pelantikan hingga Rakerwil selama dua hari secara intens. Ini menunjukkan perhatian serius DPP terhadap NasDem Maluku Utara,” tutup Helmi.










Komentar