Wawali Tidore Bicara Peran Perempuan di Pengukuhan Majelis Ta’lim Jamiul Fawaid
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan pembangunan daerah saat menghadiri pengukuhan Majelis Ta'lim Jamiul Fawaid Mareku Soasio.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dan berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Tidore, Sabtu, 17 Januari 2026.
Wawali Ahmad Laiman hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, serta Ketua I TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Ny. Sumiyati Ahmad Laiman.
Pengukuhan Majelis Ta'lim Jamiul Fawaid ini mengusung tema “Menyelami Kebesaran Allah SWT melalui Peristiwa Isra Mikraj”. Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan, sekaligus memberikan motivasi kepada kaum perempuan agar terus berperan aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
Menurutnya, perempuan merupakan madrasah pertama bagi anak-anak dalam keluarga. Perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan masa depan generasi penerus.
“Perempuan adalah madrasah bagi keluarga. Dialah yang pertama kali mendidik manusia untuk tumbuh, berkembang, dan berpengetahuan. Dalam penelitian ahli biologi disebutkan bahwa gen kecerdasan diwarisi dari ibu, bukan dari laki-laki. Karena itu, perempuan patut berbangga,” ujar Ahmad Laiman.
Ia juga menyinggung pandangan feminisme modern yang menempatkan politik perempuan bukan sekadar pada persamaan hak, melainkan pada upaya memperjuangkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Perempuan lebih peka terhadap kebutuhan dasar manusia. Ketika gerakan perempuan berjalan baik, maka sebuah komunitas bahkan daerah akan tertata dengan baik. Jika PKK dan DWP berfungsi maksimal, maka Kota Tidore Kepulauan juga akan beres,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan selaku sesepuh Majelis Ta'lim Mareku Soasio turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Ketua serta Pengurus Majelis Ta'lim Jamiul Fawaid yang baru dikukuhkan. Ia berharap majelis tersebut terus konsisten dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
“Majelis Ta'lim adalah wadah untuk menuntut ilmu dan memperkuat ukhuwah. Sesuai dengan namanya, Jamiul Fawaid, semoga kehadirannya selalu membawa manfaat bagi umat,” ungkapnya.
Kegiatan pengukuhan dan peringatan Isra Mikraj tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, tokoh perempuan, serta masyarakat Mareku Soasio.









Komentar