Bupati Halmahera Timur Hadiri Rakornas Keuda, Komitmen Perkuat Disiplin Fiskal
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, didampingi Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2026. Kehadiran Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam memperkuat disiplin fiskal dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Rakornas keuda dengan tajuk “Optimalisasi Pelaksanaan APBD TA 2026 dan Penyusunan APBD TA 2027” ini berlangsung di Ballroom Gamalama, Sahid Bella Hotel Ternate, Kamis 29 Januari 2026.
Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri Direktur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, serta para Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, Kepala BPKAD, dan Kepala Inspektorat dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.
Rakornas juga menghadirkan pemaparan materi dari sejumlah lembaga strategis, di antaranya Kepala BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Dirjen Bina Pembangunan Daerah, serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Provinsi Maluku Utara Sherly Laos bersama Dirjen Kementerian Dalam Negeri Drs. Agus Fatoni, yang ditandai dengan prosesi pemukulan tifa.
Sesuai agenda, Rakornas digelar selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Januari 2026, dan dipusatkan di Sahid Bella Hotel Ternate.
Usai mengikuti Rakornas, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menyampaikan bahwa forum nasional tersebut menjadi ruang strategis dalam menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, khususnya terkait pengelolaan keuangan yang efektif, akuntabel, dan bertanggung jawab.
“Rakornas ini memberikan penguatan bagi pemerintah daerah agar pelaksanaan APBD Tahun 2026 berjalan lebih efektif, tepat sasaran, sekaligus menjadi landasan awal dalam penyusunan APBD Tahun 2027,” ujar Ubaid.
Ia menegaskan, Pemkab Halmahera Timur berkomitmen menindaklanjuti seluruh arahan pemerintah pusat guna mendukung percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat menekankan bahwa Rakornas ini mempertegas pentingnya disiplin fiskal serta konsistensi antara perencanaan dan penganggaran di daerah.
“Setiap rupiah APBD harus berbasis kinerja, dengan output dan outcome yang terukur serta selaras dengan regulasi. Tidak ada lagi ruang bagi perencanaan yang tidak terhubung langsung dengan prioritas pembangunan,” tegas Ricky.
Ia menambahkan, ke depan Pemkab Halmahera Timur akan memperkuat fungsi pengendalian internal dan pengawasan lintas OPD guna memastikan realisasi anggaran berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
“Seluruh OPD didorong lebih disiplin dalam perencanaan, mempercepat belanja produktif, serta meminimalkan potensi penyimpangan melalui penguatan pengawasan dan evaluasi berkelanjutan,” pungkasnya.









Komentar