Parlemen

Aksi Nyata di Lapangan, Akasandri Kitong Kawal dan Salurkan Bantuan Bencana Halmahera Utara

Aksandri Kitong, anggota DPRD Maluku Utara, saat menyalurkan bantuan untuk korban bencana. Foto: Ist

Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi Partai Demokrat, Akasandri Kitong, menunjukkan aksi nyata dengan turun langsung mengawal dan memantau penanganan pascabencana di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Utara.

Akasandri pada 7-8 Februari 2026 terlibat langsung dalam proses monitoring bersama tim penanganan pascabanjir Pemprov Maluku Utara, di antaranya PUPR, BPBD, Inspektorat dan didampingi Datun Kejati Maluku Utara di Galela hingga Loloda Utara guna memastikan seluruh tahapan pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kehadiran Politisi Demokrat itu sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi warga serta dampak kerusakan infrastruktur akibat bencana.

Tokoh muda Halmahera Utara itu mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mengawal penanganan pascabencana. Menurutnya, kehadiran pemerintah di lapangan menjadi bukti bahwa instruksi Gubernur Maluku Utara tidak berhenti di atas kertas, melainkan benar-benar dijalankan hingga ke wilayah terdampak.

Ia menegaskan, DPRD Provinsi Maluku Utara akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar proses penanganan pascabencana berjalan optimal dan tuntas, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Aksandri Kitong bersama Tim Pemprov di Jemabatan Ake Sakita. Foto: Halmaherapost.com

“Kami di DPRD akan terus mengawasi agar penanganan ini benar-benar tuntas dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan normal,” tegas Akasandri.

Selain mengawal proses pemulihan, Akasandri juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Desa Birinoa, Kecamatan Tobelo Barat, pada Senin, 9 Februari 2026. Bantuan tersebut diserahkan kepada 14 kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Bantuan yang disalurkan berupa material bangunan dan kebutuhan pokok, di antaranya 150 lembar seng, 30 meter seng plat, paku seng sebanyak 5 kilogram, serta bahan kebutuhan sehari-hari seperti gula pasir dan daun teh. Selain itu, masing-masing kepala keluarga juga menerima bantuan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana.

Akasandri mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang tengah berupaya bangkit setelah bencana melanda. Ia berharap bantuan material bangunan dapat segera dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak.

“Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya agar warga merasa lebih nyaman dan aman saat kembali menempati rumah mereka,” ujarnya.

Warga penerima bantuan menyambut baik dukungan tersebut. Mereka mengaku bantuan material sangat dibutuhkan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak akibat bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga