DPKP Pastikan Stok Tomat dan Cabai di Morotai Aman Selama Ramadan
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pulau Morotai, memastikan ketersediaan tomat dan cabai di pasar tradisional tetap aman selama bulan suci Ramadan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-BUN) DPKP Pulau Morotai, Andi Muhammad Rizki, mengatakan stok komoditas hortikultura tersebut ditopang oleh produksi petani lokal yang hingga kini masih terus berlangsung.
Menurut Andi, optimisme ketersediaan stok didasarkan pada data tanam dan panen yang secara rutin diperbarui oleh pihaknya. Saat ini, sebagian petani telah memasuki masa panen, sementara sebagian lainnya masih berada pada tahap persiapan panen.
“Iya, untuk stok barito menjelang Ramadan aman. Karena berdasarkan data yang ter-update, ada sebagian petani sudah pada tahapan panen dan sebagian petani lainnya persiapan panen,” ujar Andi.
Berdasarkan data produksi yang diterima media ini, komoditas tomat menjadi penyumbang terbesar dengan total produksi mencapai 16.150 kilogram dari populasi 20.188 pohon. Produksi tertinggi berasal dari Kecamatan Morotai Selatan sebesar 4.350 kilogram, disusul Kecamatan Morotai Selatan Barat 3.800 kilogram, serta Kecamatan Morotai Timur 2.900 kilogram.
Sementara itu, produksi cabai keriting tercatat mencapai 8.350 kilogram dari total populasi 11.929 pohon. Kecamatan Morotai Selatan kembali menjadi daerah penyumbang terbesar dengan produksi 2.350 kilogram, diikuti Kecamatan Morotai Jaya 1.850 kilogram, dan Kecamatan Morotai Utara 1.350 kilogram.
Untuk komoditas cabai rawit, total produksi mencapai 2.810 kilogram dari populasi 3.790 pohon. Produksi tertinggi juga berasal dari Kecamatan Morotai Selatan sebesar 980 kilogram, kemudian Kecamatan Morotai Timur 600 kilogram, dan Kecamatan Morotai Selatan Barat 420 kilogram.
Andi menambahkan, dengan kondisi produksi yang masih berjalan, pasokan tomat dan cabai di pasar Morotai dipastikan tidak akan mengalami kekosongan selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang. Dengan produksi lokal yang stabil, harga komoditas tersebut juga diharapkan tetap terkendali dan tidak mengalami lonjakan signifikan.
Meski demikian, DPKP Pulau Morotai tetap melakukan pemantauan terhadap produksi dan distribusi hasil pertanian guna memastikan ketersediaan bahan pangan masyarakat tetap terjaga selama bulan puasa.
“Dengan langkah ini, masyarakat Morotai diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kelangkaan tomat dan cabai, dua komoditas utama kebutuhan rumah tangga selama Ramadan,” pungkasnya.








Komentar