Formasi CPNS 2026 Belum Jelas, Morotai Masih Krisis Guru PAUD dan Nakes

Gambar peserta tes CPNS. Foto: ANTARA

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai hingga kini belum memastikan formasi CPNS 2026. Padahal, daerah ini masih sangat kekurangan guru PAUD, guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP), serta tenaga kesehatan (nakes).

Kepala Bidang Pengembangan BKD Pulau Morotai, Basirun Umaternate, mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada edaran atau permintaan resmi dari Menpan terkait usulan formasi CPNS 2026.

“Kalau sudah ada, pasti kita akan konfirmasi dan langsung mengusulkan,” ujar Basirun, Rabu, 11 Februari 2026.

Meski demikian, Basirun menegaskan bahwa ada sejumlah formasi yang saat ini sangat dibutuhkan di Morotai, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Saat ini yang paling kurang adalah tenaga kesehatan. Untuk guru, yang paling kurang adalah guru TK atau PAUD,” jelasnya.

Menurut Basirun, formasi yang tergolong paling langka di Morotai adalah Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), guru BP, dan tenaga kesehatan.

“Yang paling langka itu Guru PAUD, guru BP, dan tenaga kesehatan,” tegasnya.

Terkait langkah pemerintah daerah jika edaran dari Kemenpan RB sudah diterbitkan, Basirun menyebut pihaknya akan menyesuaikan terlebih dahulu dengan kemampuan fiskal daerah.

“Kita akan lihat dulu kemampuan fiskalnya,” katanya.

Hingga saat ini, kata Basirun, belum ada tanda-tanda pembahasan formasi CPNS 2026 bersama pemerintah pusat akan segera dilakukan.

“Sampai sekarang belum ada surat dari Menpan. Kalau sudah ada, pasti kita akan dipanggil untuk rapat Zoom. Tapi hingga kini belum ada,” pungkasnya.

Penulis: Maulud
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga