Pemerintah
Satu Tahun Kepemimpinan Tauhid – Nasri di Ternate, Bersinergi dan Berprestasi
Satu tahun kepemimpinan H. M. Tauhid Soleman – Nasri Abubakar (Tauhid - Nasri) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate menandai periode pencapaian signifikan.
Selama setahun, Pemerintah Kota Ternate berhasil memperkuat birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, mendorong pembangunan infrastruktur, dan mempercepat transformasi digital, menegaskan komitmen kepemimpinan yang bersinergi dan berprestasi dalam mewujudkan visi TERNATE ANDALAN JILID II.
Sinergi dan prestasi yang diraih ini tidak lepas dari peran Sekretaris Daerah (Sekda) Rizal Marsaoly sebagai koordinator Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah, termasuk dalam mengoordinasikan OPD, melakukan pembinaan dan pengendalian manajemen ASN, menjaga disiplin dan netralitas, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
“Setahun kepemimpinan saya dan pak wakil, pak Nasri ini bukan sekadar angka, tetapi refleksi nyata dari kerja kolektif yang memperkuat tata kelola, pelayanan publik, dan pembangunan manusia. Semua capaian ini menjadi fondasi untuk lompatan pembangunan berikutnya,” ujar Wali Kota Tauhid.
Konsolidasi dan Integritas Tata Kelola
Tahun pertama kepemimpinan ini ditandai dengan konsolidasi birokrasi dan percepatan manajemen talenta ASN.

“Kami berhasil mengimplementasikan manajemen talenta ASN hanya dalam dua bulan sejak komitmen ditandatangani. Ini bukti keseriusan reformasi berbasis sistem di Kota Ternate,” kata Tauhid.
Keberhasilan tersebut mendapat Penghargaan Percepatan Pembangunan Manajemen Talenta ASN dari Badan Kepegawaian Negara. Profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan berbasis kinerja menjadi standar baru birokrasi. Ternate juga meraih predikat Zona Hijau MCSP KPK 2025 dengan capaian 91 persen, menempatkan kota ini sebagai daerah dengan tata kelola pencegahan korupsi terbaik di Maluku Utara.
Pelayanan Publik dan Infrastruktur
Dalam kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Pemkot Ternate menerima dana Rp30 miliar dari Kementerian PUPR untuk perbaikan 27 ruas jalan vital. Akses air bersih diperluas lewat peresmian SPAM Tobololo pada Januari 2026, yang menjangkau ribuan warga di wilayah pesisir dan pinggiran kota.
“Peningkatan layanan publik dan infrastruktur menjadi fokus utama kami agar masyarakat merasakan dampak nyata pembangunan,” ujar Tauhid.

Di sektor transportasi laut, Pemkot Ternate meraih penghargaan dari Kementerian Perhubungan RI atas dedikasi meningkatkan keselamatan pelayaran, serta penghargaan dari Kementerian PKP RI sebagai Pemerintah Daerah Terbaik dalam pembebasan retribusi PBG.
Pengembangan kawasan BAHIM — Batang Dua, Hiri, dan Moti — juga menjadi prioritas, memastikan pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan.
Perlindungan Sosial, Pendidikan, dan Transformasi Digital
Pemkot Ternate menekankan penguatan perlindungan sosial dan pendidikan. Di sektor ketenagakerjaan, Kota Ternate meraih Paritrana Award Terbaik I Tingkat Provinsi Maluku Utara.
“Perlindungan sosial tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga sektor informal yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal,” ujar Tauhid.

Di bidang pendidikan, penghargaan dari Komda Alkhairaat dan PGM Award 2025 menegaskan dukungan terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik. Transformasi digital pendidikan terlihat dari penghargaan Google for Education untuk SMP Negeri 1 Kota Ternate, serta Penghargaan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI.
Kesehatan dan Lingkungan
Kota Ternate kembali meraih Penghargaan Kota Sehat 2025 kategori Swasti Saba Wiwerda.
“Predikat ini membuktikan konsistensi pengelolaan sanitasi, lingkungan, dan perilaku hidup bersih sehat di Kota Ternate,” kata Tauhid.
Penguatan Satpol PP juga diakui melalui penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.
Stabilitas Ekonomi dan Indikator Makro
Meski terjadi pengurangan dana transfer pusat, Pemkot menjaga stabilitas fiskal tanpa pemotongan TPP ASN. Tiga pasar utama — Gamalama, Kotabaru, dan Bastiong — membawa Kota Ternate meraih Penghargaan Pasar Tertib Ukur 2025 dari Kementerian Perdagangan RI.

“Stabilitas ekonomi dan perlindungan UMKM menjadi fokus kami agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” jelas Tauhid.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ternate meningkat dari 82,59 pada 2024 menjadi 83,01 pada 2025, tetap tertinggi di Maluku Utara. Umur Harapan Hidup menjadi 73,36 tahun, sementara Harapan Lama Sekolah stabil di atas 15 tahun.
Refleksi dan Arah Ke Depan
Setahun kepemimpinan M. Tauhid Soleman – Nasri Abubakar menunjukkan konsistensi, stabilitas, dan sinergi lintas sektor.
“Refleksi satu tahun ini menjadi penguatan komitmen kami untuk memastikan Ternate tumbuh sebagai kota yang sehat, transparan, berdaya saing, dan inklusif,” tutupnya.
Kota Ternate terus melangkah dengan kerja nyata, kolaborasi, dan keyakinan bahwa pembangunan terbaik adalah yang dirasakan langsung oleh masyarakat.









Komentar