Survey
Kepuasan Publik 85,1 Persen: Sherly–Sarbin Dapat Mandat Kuat Rakyat Maluku Utara
Tingkat kepuasan publik terhadap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menembus 85,1 persen. Angka ini menempatkannya dalam posisi politik yang sangat kuat pada tahun pertama pemerintahan bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe.
Data tersebut terungkap dalam survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada periode 13–23 Februari 2026. Survei melibatkan 820 responden di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara dengan margin of error ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebanyak 41,5 persen responden menyatakan sangat puas, dan 43,6 persen cukup puas terhadap kinerja Sherly Tjoanda sebagai gubernur. Total kepuasan mencapai 85,1 persen. Sementara tingkat kepuasan terhadap Sarbin Sehe berada di angka 77,9 persen.
Tingginya approval rating ini tak bisa dilepaskan dari konteks politik pasca-tragedi wafatnya Benny Laos, yang sebelumnya menjadi figur sentral dalam kontestasi politik daerah. Sherly yang maju menggantikan mendiang suaminya memperoleh simpati sekaligus mandat moral dari publik.
Menanggapi temuan ini, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengingatkan bahwa tingginya kepuasan publik justru menjadi tantangan serius bagi Gubernur Sherly.
“Ekspektasi dalam tingkat kepuasan yang tinggi menjadi tantangan bagi Gubernur Sherly. Kalau ekspektasi tidak diturunkan secara teknokratik dalam bentuk realitas kebijakan teknokratis dalam 23 bidang dan visi misi, maka harapan yang tinggi itu bisa jadi bumerang,” ujar Burhanuddin.
Menurut dia, kepuasan publik harus segera diterjemahkan menjadi kerja birokrasi yang sistematis dan terukur.
“Supaya tidak jadi bumerang, maka kepuasan yang tinggi itu diturunkan dalam bentuk kepuasan yang lebih sistematik. Semua dinas harus bisa diajak berlari cepat,” tandas Burhanuddin.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, mempercepat realisasi program prioritas, serta memastikan setiap kebijakan berjalan berbasis perencanaan teknokratis dan kebutuhan riil masyarakat.
Pemerintahan Sherly–Sarbin memandang hasil survei ini sebagai energi positif sekaligus pengingat untuk terus bekerja lebih cepat, lebih terukur, dan lebih responsif terhadap aspirasi warga Maluku Utara.
"Hasil survey yang jujur menjadi alat bantu bagi kami untuk lebih objektif memandang setiap persoalan publik. Tentu ini positif untuk kita lebih responsif menjawab setia PR," tandas Sherly.









Komentar