Warga Morotai Tenang! SPBU Sri Dewi Jaya Tetap Layani BBM Normal

SPBU Sri Dewi Jaya, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. Foto: Maulud Rasai

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026, warga Morotai tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

SPBU Sri Dewi Jaya, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, dipastikan tetap melayani BBM secara normal.

Kepastian itu disampaikan Pengawas SPBU Sri Dewi Jaya, Haris Patasumowo, menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan BBM setelah muncul kabar penutupan Selat Hormuz oleh pemerintah Iran akibat konflik di kawasan tersebut.

“Sejauh ini masih kondusif dan normal seperti biasa. Belum ada pengumuman dari Vilterminal terkait kelangkaan,” ujar Haris, Jumat, 6 Februari 2026.

Haris menambahkan, hingga saat ini pihak SPBU belum menerima informasi resmi dari Vilterminal mengenai potensi keterbatasan stok. Namun, jika ada kemungkinan terbatas, pihak terminal biasanya akan memberi pemberitahuan lebih awal agar SPBU dapat mengambil langkah antisipasi.

Selain itu, ketersediaan BBM menjelang Ramadan hingga Idulfitri tetap terjamin. Saat ini, pemuatan BBM sedang dilakukan di Tobelo untuk didistribusikan ke Pulau Morotai.

“Insya Allah masih aman. Hari ini pemuatan di Tobelo, besok BBM sudah bisa masuk ke Morotai,” tambahnya.

Haris menegaskan, pihak SPBU akan terus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) untuk melayani masyarakat selama stok BBM di Vilterminal Tobelo masih tersedia.

Dalam satu kali pemuatan, SPBU Sri Dewi Jaya menerima pasokan sekitar 115–125 ton BBM, terdiri dari Pertamax 90 ton, Pertalite 20–25 ton, dan Dexlite 5–10 ton.

Dengan pengaturan distribusi yang baik, warga Morotai dapat menyambut Idulfitri 2026 dengan tenang tanpa khawatir kehabisan BBM.

Penulis: Maulud
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga