DPKP Morotai Gelar Pasar Murah Tahap II di Sangowo Barat

Persiapan pasar murah di Kabupaten Pulau Morotai. Foto: Maulud Rasai

Pemerintah Daerah Pulau Morotai melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) tahap II di Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, pada 9 Maret 2026.

Pasar murah ini disiapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Berdasarkan data yang diterima media ini, sejumlah bahan pokok yang akan dijual masih sama seperti pada pelaksanaan GPM sebelumnya. Komoditas tersebut antara lain tomat, cabai keriting, cabai rawit (rica nona), bawang merah, bawang putih, minyak goreng, serta telur ayam.

Adapun jumlah komoditas yang disiapkan di antaranya bawang merah sebanyak 150 kilogram, bawang putih 150 kilogram, cabai keriting 70 kilogram, cabai rawit 70 kilogram, tomat 100 kilogram, minyak goreng merek Minyak Kita sebanyak 600 liter, serta telur ayam sebanyak 1.400 rak.

Harga yang ditawarkan dalam kegiatan pasar murah ini juga lebih rendah dibandingkan harga normal di pasaran. Cabai keriting yang biasanya dijual sekitar Rp50.000 per kilogram, pada GPM dijual Rp30.000 per kilogram. Cabai rawit yang juga memiliki harga normal Rp50.000 per kilogram dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, tomat yang umumnya dijual Rp20.000 per kilogram pada pasar murah dijual Rp10.000 per kilogram. Bawang merah yang memiliki harga normal Rp60.000 per kilogram dijual Rp40.000 per kilogram, dan bawang putih dari harga normal Rp60.000 per kilogram turun menjadi Rp40.000 per kilogram.

Selain itu, telur ayam yang biasanya dijual sekitar Rp75.000 per rak pada kegiatan ini dijual Rp55.000 per rak. Sementara minyak goreng Minyak Kita dari harga normal Rp22.000 per liter dijual dengan harga Rp16.000 per liter.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pulau Morotai, Tamhid Bilo, mengatakan kegiatan pasar murah tersebut dipusatkan di Desa Sangowo Barat agar dapat dijangkau masyarakat di wilayah sekitar.

“Warga yang ada di desa tetangga juga bisa datang dan membeli bahan yang sudah kami siapkan sesuai dengan kebutuhan warga nantinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pasar Murah ini merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi inflasi di Kabupaten Pulau Morotai.

Penulis: Maulud
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga