Motor Berknalpot Brong Ugal-ugalan di Daruba Morotai, Polisi Diminta Bertindak
Warga di pusat ibu kota Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengeluhkan maraknya aksi pengendara sepeda motor berknalpot brong yang berkendara secara ugal-ugalan di sejumlah ruas jalan Kota Daruba selama bulan Ramadan.
Aksi tersebut dinilai sangat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama saat warga menjalankan ibadah pada malam hari, seperti salat tarawih hingga tadarus Al-Qur’an di masjid.
Sejumlah warga mengaku suara bising dari knalpot brong kerap terdengar hingga larut malam. Selain mengganggu kenyamanan, aksi kebut-kebutan itu juga dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Mulyanto, salah seorang warga Daruba, mengatakan aktivitas pengendara motor dengan knalpot brong justru semakin sering terjadi selama Ramadan. Menurutnya, para pengendara biasanya melintas secara berkelompok setelah salat tarawih hingga menjelang sahur.
“Suara knalpotnya sangat bising dan sering lewat tengah malam. Ini sangat mengganggu warga yang sedang beristirahat maupun yang sedang beribadah,” ujar Mulyanto, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas dengan melakukan penertiban serta meningkatkan patroli pada malam hari selama bulan Ramadan.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di jalan raya diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pengendara yang tidak tertib serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan suci.
“Mari kita lebih menghargai suasana Ramadan dengan tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga,” tandasnya.








Komentar