Pemadaman Listrik Tak Menentu, Warga Morotai Soroti Kinerja PLN

ILUSTRASI Perusahaan Listrik Nasional. || Foto: google image

Warga di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengeluhkan pemadaman listrik yang dinilai semakin tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut bahkan kerap terjadi pada malam hari, saat masyarakat sedang beristirahat maupun menunggu waktu sahur di bulan suci Ramadan.

Sejumlah warga mengaku listrik di wilayah mereka hampir setiap malam tiba-tiba padam tanpa jadwal yang jelas. Situasi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama ketika sebagian warga sedang bersiap untuk makan sahur.

Selain pemadaman yang tidak menentu, warga juga menyoroti informasi jadwal pemadaman yang disampaikan oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui media sosial maupun selebaran. Menurut mereka, jadwal yang diumumkan sering kali tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Faisal, salah satu warga Morotai, mengungkapkan bahwa PLN kerap mengumumkan jadwal pemadaman, misalnya dimulai pukul 09.00 WIT dan dijadwalkan kembali menyala pada pukul 14.00 WIT. Namun pada kenyataannya, listrik baru kembali menyala sekitar pukul 16.00 WIT.

“Mereka (pihak PLN) tidak konsisten dengan waktu pemadaman berdasarkan informasi yang disebarkan di media sosial itu. Ini sama halnya dengan pihak PLN membohongi rakyat,” ujar Faisal, Senin, 9 Maret 2026.

Atas kondisi tersebut, warga meminta pihak PLN pusat agar mengevaluasi kinerja pimpinan PLN di Pulau Morotai. Mereka berharap ada perbaikan pelayanan sehingga pemadaman listrik yang tidak menentu tidak terus terjadi.

“Harus dievaluasi. Kalau tidak, maka dipastikan kita rakyat yang jadi korban,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan Sukarwan, warga lainnya di Morotai. Ia mencurigai pemadaman listrik yang tidak beraturan tersebut berkaitan dengan upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional pembangkit listrik di daerah tersebut.

Menurut Sukarwan, di kalangan masyarakat juga mulai beredar dugaan bahwa pemadaman listrik itu berkaitan dengan isu internasional, seperti kemungkinan terganggunya pasokan energi akibat situasi di kawasan Selat Hormuz.

“Apa mungkin ini karena dampak dari Selat Hormuz ditutup sehingga PLN Morotai kekurangan BBM, sehingga pemadaman listrik sampai sudah tidak beraturan begini,” keluh Sukarwan.

Warga berharap pihak PLN segera memberikan penjelasan resmi terkait penyebab pemadaman listrik yang sering terjadi. Selain itu, masyarakat juga meminta agar pelayanan listrik di Pulau Morotai dapat kembali normal dan sesuai dengan jadwal yang diumumkan.

Penulis: Maulud
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga