Pemkot Ternate Gelar Musrenbang RKPD 2027, City Branding Kota Rempah Jadi Andalan
Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menggelar Forum Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Royal Resto, Selasa, 10 Maret 2026.
Forum ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para asisten, camat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya di lingkup Pemkot Ternate.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, dalam laporannya menjelaskan bahwa Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan RKPD sebelum memasuki tahap perumusan rancangan akhir.
“Forum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penyusunan RKPD sebelum dirumuskan menjadi rancangan akhir RKPD Kota Ternate Tahun 2027,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum forum tersebut digelar, Pemkot Ternate telah melaksanakan rangkaian Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan. Berbagai usulan yang dihasilkan dari proses tersebut menjadi bahan dalam penyusunan prioritas pembangunan daerah tahun 2027.
Selain itu, Pemkot Ternate juga telah melaksanakan Musrenbang Komunitas bertajuk “Ternate Youth Planner” untuk keempat kalinya sebagai wadah partisipasi generasi muda dalam memberikan gagasan dan ide bagi pembangunan daerah.
Menurut Thamrin, pelaksanaan forum ini juga berpedoman pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Melalui forum ini dilakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi serta kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RKPD,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai aspirasi masyarakat, pokok-pokok pikiran DPRD, serta rencana kerja perangkat daerah akan diselaraskan untuk merumuskan prioritas pembangunan Kota Ternate yang lebih fokus, terarah dan efektif.
Dalam forum tersebut juga dibahas sejumlah isu strategis pembangunan daerah yang menjadi perhatian dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan Kota Ternate ke depan. Di antaranya penguatan struktur ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, ekonomi kreatif dan ekosistem ekonomi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penataan ruang kota dan infrastruktur, penguatan ketahanan lingkungan, serta penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis yang bersifat partisipatif, transparan dan akuntabel dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Musrenbang merupakan forum yang menempatkan masyarakat serta para pemangku kepentingan sebagai bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan,” kata Nasri.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Kota Ternate Tahun 2027 merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ternate Tahun 2025–2029 sekaligus menjadi instrumen penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah setiap tahun.
Adapun tema pembangunan Kota Ternate Tahun 2027 yang diangkat dalam forum tersebut adalah penguatan city branding Ternate sebagai Kota Rempah serta pengembangan kawasan ekonomi strategis berbasis kepulauan melalui peningkatan daya saing industri kreatif, UMKM, dan industri kecil menengah, serta peningkatan kapasitas penyandang disabilitas.
“Tema ini mencerminkan komitmen Pemkot Ternate untuk memperkuat identitas historis Ternate sebagai bagian dari jalur perdagangan rempah dunia sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis potensi kepulauan,” ujarnya.
Nasri juga mengingatkan seluruh perangkat daerah, camat, serta delegasi kecamatan agar mengikuti forum tersebut dengan serius sehingga setiap program pembangunan yang dihasilkan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.
“Program dan kegiatan yang dihasilkan dari forum ini harus terarah, terukur serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Ternate,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD ini diharapkan seluruh usulan pembangunan yang berasal dari masyarakat maupun perangkat daerah dapat diselaraskan secara komprehensif sehingga menghasilkan arah kebijakan pembangunan Kota Ternate Tahun 2027 yang lebih terintegrasi, partisipatif dan berkelanjutan.









Komentar